Hitachi Vantara Bawa Storage AI hingga 50 Juta IOPS ke Indonesia

Hitachi Vantara resmi menghadirkan Virtual Storage Platform One (VSP One) Block High End di Indonesia. Infrastruktur storage all-flash NVMe ini menyasar perusahaan yang membutuhkan kinerja tinggi untuk aplikasi mission-critical, kecerdasan buatan (AI), analitik, sekaligus perlindungan dan pemulihan data dari ancaman siber.

 

Hitachi Vantara, unit bisnis Hitachi Ltd. (TSE: 6501) di bidang data storage, infrastruktur AI, dan manajemen hybrid cloud, memperkenalkan VSP One Block High End di pasar Indonesia.

Platform tersebut pertama kali diperkenalkan secara global pada November 2025. VSP One Block High End dirancang untuk menangani kebutuhan infrastruktur data dengan performa tinggi, termasuk database, sistem pemrosesan transaksi, analitik real-time, dan beban kerja AI.

Kehadiran teknologi ini berlangsung ketika kebutuhan perusahaan terhadap infrastruktur data semakin besar. Adopsi AI membuat perusahaan tidak hanya membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar, tetapi juga sistem yang mampu memproses data dalam skala tinggi tanpa mengganggu aplikasi inti yang sudah berjalan.

Kondisi tersebut menjadi semakin relevan di Indonesia seiring perkembangan ekonomi digital. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026, tumbuh 28,69% secara tahunan.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah memperkuat kerangka pengembangan AI. Kementerian Komunikasi dan Digital pada Agustus 2026 menyampaikan bahwa pemerintah sedang memfinalisasi rancangan Peraturan Presiden tentang Roadmap AI Nasional 2026–2029 dan AI ethics.

Perkembangan tersebut membuat kebutuhan terhadap infrastruktur data yang andal menjadi semakin penting. Perusahaan harus mampu menjalankan aplikasi baru seperti AI dan analitik, tetapi pada saat yang sama tetap menjaga database, sistem transaksi, serta aplikasi inti agar terus tersedia.

“Ekonomi digital Indonesia semakin bergantung pada layanan yang harus selalu tersedia, mulai dari transaksi keuangan, platform yang berhubungan langsung dengan pelanggan, hingga aplikasi AI yang terus berkembang. Dengan hadirnya VSP One Block High End di Indonesia, perusahaan memiliki pilihan untuk memodernisasi infrastruktur yang mendukung layanan tersebut sekaligus memperkuat ketahanan operasional.” ujar Ming Sunadi, Country Managing Director, Hitachi Vantara Indonesia.

Bisa Capai 50 Juta IOPS

VSP One Block High End menggunakan arsitektur all-flash NVMe yang diklaim mampu mencapai hingga 50 juta operasi input dan output per detik atau IOPS.

Platform tersebut juga dilengkapi akselerasi kompresi berbasis hardware dan adaptive data reduction. Teknologi ini ditujukan untuk menjaga kinerja storage ketika perusahaan menangani kebutuhan komputasi yang tinggi.

Bagi perusahaan dengan sistem mission-critical, persoalan seperti downtime, penurunan kinerja, ataupun kegagalan pemulihan data dapat berdampak langsung terhadap layanan dan operasional bisnis.

Karena itu, modernisasi infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas storage. Perusahaan juga membutuhkan kemampuan untuk menjaga kinerja sistem ketika beban kerja meningkat.

VSP One Block High End dirancang untuk memungkinkan konsolidasi beban kerja di lingkungan open systems dan mainframe. Platform ini hadir bersama VSP 360, perangkat lunak manajemen terpadu yang digunakan untuk menyederhanakan pengelolaan infrastruktur data.

VSP 360 memungkinkan perusahaan mengelola infrastruktur secara terpusat, mengotomatisasi sejumlah proses, serta memantau kondisi sistem dengan dukungan AI.

“Modernisasi infrastruktur bukan sekadar menambah kapasitas. Perusahaan membutuhkan kinerja yang andal untuk mendukung berbagai kebutuhan komputasi, pengelolaan yang lebih sederhana di lingkungan open systems dan mainframe, serta kemampuan untuk memulihkan data secara cepat dan akurat ketika terjadi gangguan. VSP One Block High End menghadirkan kemampuan tersebut dalam satu platform all-flash NVMe.” ujar Sony Chahyadi, Enterprise Solutions Consultant Lead, Hitachi Vantara Indonesia.

Storage Juga Jadi Bagian dari Pertahanan Siber

Selain performa, Hitachi Vantara menempatkan ketahanan data sebagai salah satu kemampuan utama VSP One Block High End.

Kebutuhan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas yang berpotensi menjadi ancaman siber. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sekitar 5,16 miliar aktivitas lalu lintas internet yang terindikasi tidak wajar di Indonesia sepanjang 2025.

BSSN menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak selalu merupakan serangan siber. Namun, data itu menunjukkan adanya potensi ancaman yang perlu diantisipasi perusahaan.

Dalam kondisi tersebut, infrastruktur storage memiliki peran bukan hanya untuk menyimpan data, tetapi juga membantu menjaga integritas data dan mempercepat pemulihan ketika terjadi gangguan.

VSP One Block High End mendukung immutable snapshots dan pemulihan otomatis. Platform ini juga dapat diintegrasikan dengan Ransomware Detection yang didukung CyberSense.

CyberSense merupakan layanan berlangganan opsional yang menggunakan AI untuk mendeteksi anomali, mengidentifikasi indikasi kerusakan akibat ransomware, serta mencari titik pemulihan terdekat dari snapshot yang masih bersih.

Platform ini juga dilengkapi perlindungan bersertifikasi FIPS 140-3 Level 2 dan dirancang untuk mendukung operasional berkelanjutan pada beban kerja mission-critical.

Dengan kombinasi tersebut, perusahaan dapat mempertahankan sistem inti yang sudah digunakan sembari menyiapkan infrastruktur untuk kebutuhan baru seperti AI dan analitik.

VSP One Block High End kini tersedia di Indonesia melalui Hitachi Vantara dan jaringan mitranya.

Hitachi Vantara merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Hitachi Ltd. Perusahaan menyediakan solusi data storage, sistem infrastruktur, manajemen cloud, dan layanan digital.

Sementara itu, Hitachi Ltd. melalui Social Innovation Business menggabungkan teknologi informasi (IT), teknologi operasional (OT), dan berbagai produk untuk mendukung transformasi infrastruktur sosial.

Pada tahun fiskal 2025 yang berakhir 31 Maret 2026, Hitachi mencatat pendapatan ¥10.586,7 miliar. Perusahaan memiliki 606 anak perusahaan konsolidasi dan sekitar 290.000 karyawan di seluruh dunia.

Dunia Biza: Duniabiza adalah website yang mengulas seputar gaya hidup, parenting dan inspirasi. Temukan kami di Email :duniabiza@gmail.com ; Twitter & Instagram : @duniabiza, Facebook : dunia biza