Siapa bilang cara mengatasi anyang-anyangan itu sulit? Ternyata hanya perlu langkah sederhana agar terbebas anyang-anyangan.
***
“Duh sekarang aku kok jadi rajin buang air kecil ya?” ujar seorang sahabat saat kami bertemu di salah satu restoran di kawasan Thamrin beberapa waktu lalu.
Keluhan itu ia sampaikan setelah ia beberapa kali permisi ke kamar kecil. Memang sih, saya perhatikan sejak bertemu ia sudah hampir dua kali ke kamar mandi. Padahal kami belum sampai setengah jam duduk di sana.
Ia adalah sahabat saya sejak masih bekerja dulu. Kami masih sering berkomunikasi hingga kini. Seingat saya, ia bukan tipe yang sering ke kamar mandi. Ketika ia permisi lagi ke kamar mandi untuk ketiga kalinya, saya jadi tergoda bertanya lebih lanjut.
“Memang buang airnya sedikit ya? Kok berulang-ulang?”
“Itu dia, sedikit dan sakit,”jawabnya singkat. Ia lalu tergopoh-gopoh menuju toilet.
Saya jadi teringat pengalaman tak mengenakkan yang pernah dialami beberapa waktu lalu. Saat itu saya sedang mengandung anak pertama, Bintang. Tulisannya bisa temans baca di sini.
Baca di sini. Hidup Sehat, Anyang-anyangan Minggat dengan Prive Uri Cran
Memasuki trimester kedua saya sudah sering bolak-balik kamar mandi. Padahal waktu itu usia kandungan masih kecil. Menurut beberapa sumber dan cerita dari teman-teman biasanya ibu hamil baru akan sering pipis apabila kandungan sudah besar atau memasuki trimester ketiga. Paling cepat di akhir trisemester dua.
Suatu kali, ketika memeriksakan kandungan rutin, saya sampaikan pada dokter gejala sering pipis yang mulai melanda. Dokter kemudian meminta saya melakukan pemeriksaan urine. Dan hasilnya, bikin terkejut.
Ternyata ada bakteri dalam saluran kemih. Menurut dokter kondisi itu tak baik untuk kesehatan. Usut punya usut bakteri itu bila dibiarkan akan berkembang sehingga menyebabkan anyang-anyangan. Anyang-anyangan merupakan salah satu indikasi Infeksi Saluran Kemih.
Menurut dokter ada banyak faktor yang jadi penyebab anyang-anyangan. Bisa karena kurang terjaganya kebersihan daerah kewanitaan, atau karena jarang mengganti pakaian dalam. Kondisi yang tak bersih membuat bakteri lebih mudah berkembang.
Terang saja saya tak mau bakteri itu berkembang dan merajalela. Apalagi berebutan makanan dengan janin di perut. Dokter lalu menganjurkan agar saya lebih menjaga area kewanitaan. Cara mengatasi anyang-anyangan bisa dengan melakukan langkah sederhana berikut :
- Menjaga agar areal kewanitaan selalu kering.
- Rajin mengganti pakaian dalam.
- Memperhatikan cara membersihkan area kewanitaan setelah buang air besar agar selalu benar dari depan ke belakang
- Memperbanyak konsumsi air putih.
Khawatir berlarut, saya pun mengikuti semua instruksi dokter. Tak ada ceritanya untuk telat minum air. Begitu juga dengan mengganti pakaian dalam. Bila sudah terasa lembab, langsung akan diganti dengan yang baru. 🙂
Untunglah gejala yang sempat dialami segera teratasi dan tak berlanjut ke tahap lebih parah. Saya pun bisa melahirkan dengan selamat.
Sekarang, ketika mengetahui ada sahabat yang mengalami gejala serupa, saya jadi kepikiran lagi dengan anyang-anyangan. Sayapun menganjurkan agar ia juga segera memeriksakan diri ke dokter. Juga berbagi sedikit tips agar ia segera melakukan tindakan pencegahan supaya anyang-anyangan yang ia derita tidak berlarut dan naik level menjadi lebih serius.
Mengenal anyang-anyangan
Sebenarnya anyang-anyangan merupakan gejala yang sering dialami terutama perempuan. Menurut penelitian, 5 dari 10 perempuan pernah mengalami infeksi saluran kemih. Dan salah satu gejala awal infeksi saluran kemih ini adalah anyang-anyangan atau rasa ingin buang air kecil terus menerus.
Wanita lebih rentan terserang anyang-anyangan karena saluran kemihnya lebih pendek, sehingga bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih. Penggunaan kontrasepsi terutama kontrasepsi diafragma dan spermisida juga bisa berpengaruh.
gejala anyang-anyangan?
Karena gejala ini lumrah dialami, banyak perempuan yang tak sadar sedang mengalami anyang-anyangan. Apalagi anyang-anyangan ini tak selalu menimbulkan gejala spesifik. So, yuk cari tahu, apa saja sih yang menjadi tanda-tanda awal anyang-anyangan.
- Hasrat berlebih untuk buang air kecil.
- Buang air kecil lebih sering, tapi dengan volume sedikit-sedikit.
- Nyeri pada panggul jika terjadi pada wanita.
- Pada pria anyang-anyangan menimbulkan gejala nyeri pada anus.
- Rasa perih dan sakit buang air kecil.
- Urine berbau menyengat, lebih pekat, kadang-kadang mengandung darah.
- Merasa lelah dan kurang sehat.
- Demam
Pada kasus lebih serius, bila anyang-anyangan sudah sudah berlanjut pada tahap infeksi pada sistem kemih, maka gejala bisa timbul sesuai infeksi yang dialami. Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri menyerang bagian tertentu dari sistem saluran kemih yang terdiri atas ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.
Infeksi saluran kemih terdiri dari infeksi saluran kemih bawah dan atas. Infeksi saluran kemih bawah merupakan infeksi yang terjadi pada uretra dan kandung kemih yang menjadi penyebab sakit buang air kecil.
Gejala awal meliputi rasa selalu ingin buang air kecil, nyeri atau perih saat buang air kecil, warna urin yang keruh, dan bau urin yang menyengat. Sedangkan Infeksi saluran kemih atas terjadi pada ureter dan ginjal. Gejalanya nyeri pada bagian selangkangan, mual, dan demam.
Tuh kan temans, meski terlihat sepele, anyang-anyangan bisa sangat menggangu sehingga harus segera diatasi. Bila terlambat mencegah anyang-anyangan bisa berkembang menjadi Infeksi Saluran Kemih yang pasti tak mengenakkan. Resiko paling buruk bisa terjadi kerusakan ginjal akibat infeksi ginjal akut atau kronis, terutama pada anak-anak.
Agar tak terus menyerang, cara mengatasi anyang-anyangan yang paling sederhana adalah dengan selalu menjaga area intim kita. Sama seperti yang dulu pernah sampaikan disampaikan dokter, yaitu sering minum air putih, menjaga kebersihan dan kelembaban saluran kemih, dan tidak menahan-nahan kencing.
Selain setia pada gaya hidup sehat dan bersih, tubuh juga perlu asupan untuk membantu melawan bakteri dan mencegah anyang-anyangan datang kembali. Salah satunya adalah dengan rajin mengkonsumsi cranberry.
Kandungan dalam buah cranberry bisa mengatasi susah buang air kecil. Temans sudah pada tahu belum dengan buah satu ini.
Si Merah Cranberry
Cranberry merupakan buah yang kaya vitamin. Selain mencegah sariawan, meningkatkan sistem kekebalan, si merah cantik ini juga mengandung senyawa fitokimia yang berfungsi sebagai antioksidan. Dengan begitu cranberry dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung.
Seiring perkembangan teknologi, kini ekstrak Cranberry mulai digunakan sebagai bahan dasar kesehatan saluran kemih. Pada April 2004, lembaga pengawas obat dan makanan Prancis, AFSSA, mengizinkan penggunaan jus buah cranberry sebagai antibakteri untuk kesehatan saluran kencing. Jus cranberry terbukti mampu menghambat infeksi bakteri pada saluran kencing.
Meski kecil dan terlihat sederhana, si merah cranberry efektif mengatasi anyang-anyangan. Tapi bagaimana ya mendapatkannya? Apakah di supermarket ada?
Hmmm, rasanya jarang ya kita menemukan ada cranberry di supermarket. Barangkali hanya di toko khusus. Nah, untungnya sekarang ada Prive Uri Cran yang mengandung ekstrak Cranberry murni.
Di apotik Prive Uri-Cran tersedia dalam dua kemasan
- Prive Uri Kapsul . Setiap satu box berisi 30 kapsul dengan dosis 1-2 kapsul perhari
2. Prive Uri Cran Powder Sachet : Satu box terdiri dari 15 sachet dengan dosis. 1-2 sachet per hari.
Tak sulit menemukan Prive Uri-Cran di Jakarta. Ketika saya dan sahabat mampir di salah satu apotik di kawasan Thamrin, kami langsung menemukannya. Prive Uri-Cran dijual dengan kisaran harga antara 94.000-121.000 per kotak.
Jadi apabila temans merasakan gejala anyang-anyangan jangan tunggu sampai parah ya. Segera atasi dengan tepat. Temans tahu kan ke mana harus mencari Prive Uri-Cran. 🙂
Namun, bila gejala yang dirasakan mulai mengganggu seperti sakit yang tak kunjung selesai saat buang air kecil, segeralah berkonsultasi ke dokter. Yuk atasi sebelum terlambat. Karena saya tetap percaya bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. ***
Referensi
- www.mypriveworld.com
- Sumber 1
View Comments (53)
Aku beberapa bukan yang lalu terkena anyang-anyangan.. sakit bener pas pipis.. Trus kata dokternya itu gejala infeksi saluran kemih, kalo gak segera diobati nanti bisa kena ginjal.. Aku memang sering pipis karena banyak minum.. Nah..terkadang pas lagi asyik ngerjain sesuatu trus mau pipis,,aku gak segera pipis karena tanggung mau nyelesaikan pekerjaan dulu.. Jadinya ya gitu deh..terkena anyang2an.. Btw, makasih infonya ya Mba..
wahh mba faktanya perempuan memang lebih sering ya kena infeksi saluran kemih ini.. semoga mba Rita segera pulih lagi. saya juga jadi pelajaran banget yang waktu itu biar lebih hati-hati lagi.
Mba Rita coba aja minum Prive ini, mudah2an cocok buat usir bakteri jahatnya... :-)
Anyang-anyangan memang bikin nggak nyaman ya mba Ira. Jadi harus menghindari
iya mba... gak salah ya kata bijak mencegah lebih baik dari mengobati itu.. dan kalau anyang2an dibiarkan berlarut malah resikonya bisa ke mana-mana
Aku kalo kena udara dingin kadang juga anyang-anyangen mbak... emang ga nyaman banget...
kalau cuma pas kena udara dingin barangkali belum sampai tahap anyang2an ya mba. tapi pengaruh perubahan suhu yang drastis., keculia diikuti geja;a lain seperti sakit, ada rasa nyeri, berasa tapi tak keluar.. semoga dijauhkan ya
Wah mba Ira ikut juga langsung menciut aku hahaha..tp pengalaman pribadi juga waktu hamil aku juga anyang-anyangan mba dan sekarang malah kena infeksi saluran kemih :(
semoga sehat selalu y mba, gudluck y mba pun sama dengan saya ^^
ya ampun mba, jadi berlanjut ke tahap ISK ya. duh, semoga segera pulih lagi ya, biar mba makin eksis dan tetap cantik... :-)
Wah, sepertinya aku juga perlu nih, aku suka beser, buang air kecil hehehe, thanks sharingnya.
wohoo, memang banyak mba yg pernah ngalami ini. apalagi perempuan yang memang 50 persen lebih rentan dari laki-laki. kalau masih tahap awal masih bisa dicegah dengna makin rajin bersih2 daerah kewanitaan. semoga ga berlanjut ke tahap serius ya mba.
Sama mba, aku pas hamil beberapa kali bolak balik kamar mandi, tapi belum ngeh kalau itu anyang-anyangen..baru tau juga ada ni obat
iya ga ngeh, dan malah saya baru tahu istilah anyang-anyangan itu belakangan ini aja. setelah makin aktif ngeblog. ternyata eh ternyata meski sepele bisa serius juga kalau tak segera ditangani ya. Mudah2an ga berulang ya mba
kebetulan sekali saya sedang mengalami gejala seperti yang ditulis. saya belum periksa ke dokter. berarti harus segera ya supaya tidak berlanjut menjadi infeksi. terima kasih sekali sudah memberi informasi yang bermanfaat ini semoga sehat selalu.
bener sekali, kalau gejala yang dirasakan lebih dari satu apalagi disertai nyeri dan sakit saat pipis, memeriksakan ke dokter juga membuat kita lebih yakin, siapa tahu ada indikasi lain.. semoga lekas pulih ya,...
saya juga sudah dua kali terkena anyang-anyangan Mba, dan rasanya memang gak enak banget :(
ya ampun, sampai dua kali ya. duh mudah2an ga datang lagi ya mba. asal ditangani sampai tuntas dan bisa juga konsumsi cranberryy..
Bermanfaat banget nih tulisannya... akhir2 ini sy juga pipis terus dan sakit panggul... udah rencana mau ke dokter krn tp malas dan capek kalau pulang kerja... baca ini jadi pengen cepat2 meriksain diri ke dokter...
dua kali kena anyang-anyangan dan kapokk....sakitt soalnya Mba. gegara kurang cairan dan terlalu banyak minum kopi ^^