Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi, Lakukan Langkah Ini

Atasi ruam popok pada bayi dengan tepat agar si kecil tetap sehat

***

Ruam popok adalah salah satu masalah kulit yang kerap dialami bayi. Sayangnya meski sering terjadi beberapa orang tua masih bingung mengenai cara mengatasi ruam popok pada bayi yang tepat. Meski terlihat sederhana, bila tidak diatasi dengan tepat ruam popok bisa menjadi masalah kulit yang serius pada bayi.

Saat tiga krucils masih bayi saya sendiri pernah beberapa kali masalah ini. Untuk si sulung Bintang baru dikenalkan diapers sekali pakai, kami harus beberapa kali gonta-ganti diapers sampai ketemu yang pas. Waktu Zizi dan Arsyad karena sudah berpengalaman dengan anak pertama jadinya sudah lebih mengerti dan cepat diatasi. 

Secara umum, ruam popok adalah kondisi peradangan yang terjadi pada kulit bayi yang tertutup. Ruam popok terjadi karena adanya reaksi kulit terhadap cairan urine atau feses yang menempel pada diapers atau popok. Jadi boleh dibilang, ruam popok merupakan kondisi yang biasa ditemui pada bayi yang memakai popok baik popok kain maupun popok sekali pakai. 

Jadi tidak ada jaminan kalau bayi menggunakan popok kain akan terbebas dari ruam. Hal itu akan tergantung seberapa sering ibu membersihkan popok bayi dan seberapa kuat popok sekali pakai menahan cairan agar tidak membuat kulit lembab. 

Apa penyebab ruam popok pada bayi? 

Ada banyak hal bisa memicu munculnya ruam popok pada bayi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: 

  • Popok lembab

Salah satu hal yang sering tidak terlalu diperhatikan orang tua adalah situasi popok yang dipakai anak. Baik popok kain maupun popok sekali pakai jangan dibiarkan lembab. Bila memakai popok kain segera ganti bila sudah kena pipis atau tumpahan air. Membiarkan bayi memakai popok yang lembab akan membuat kulitnya mudah iritasi. 

Begitu pula saat anak menggunakan popok atau diapers sekali pakai. Jangan karena enggan mengganti bayi malah dibiarkan memakai diapers yang sudah basah. Perhatikan anjuran pakai diapers yang biasanya tertera di kemasan. Selain itu perhatikan juga volume pipis bayi. Beberapa diapers biasanya dirancang untuk masa pakai 4 jam-6 jam. 

Selalu ganti diapers secara rutin. Untuk bayi yang memiliki volume pipis banyak dan sering, gantilah diapers lebih sering. Jangan tunggu diapers penuh. Selain membuat anak mudah terkena ruam popok, memakai diapers yang basah biasanya juga akan membuat bayi mudah rewel. 

Rajinlah mengecek diapers bayi. Jangan biarkan bayi memakai diapers yang sudah terkena feses. Ingat ya mom, feses yang bercampur dengan urine bisa menyebabkan infeksi bakteri dan iritasi pada kulit. 

  • Popok ketat

Nah, ada lagi nih. Ternyata ruam popok pada bayi juga bisa disebabkan oleh pemakaian popok yang terlalu ketat. Biasanya para orang tua memakaikan popok dengan ketat agar tidak mudah melorot. Namun tahukah temans bahwa popok yang terlalu ketat justru bisa menyebabkan bayi ruam popok. 

Pemakaian popok yang terlalu ketat bisa menyebabkan permukaan kain atau diapers bergesekan dengan kulit bayi. Akibatnya kulit bayi akan rentan iritasi. Selain itu, popok yang terlalu ketat akan menyebabkan minimnya sirkulasi udara sehingga kulit bayi lebih kering. 

  • Infeksi jamur bakteri

Bakteri dan jamur yang tumbuh atau berada di area panggul bayi bisa menyebabkan terjadinya ruam popok. Biasanya jamur akan muncul karena kulit yang lembab akibat memakai popok yang basah atau lembab. 

Ruam popok yang disebabkan infeksi jamur dan bakteri biasanya akan lebih lama sembuh. Karena itu, hindari kulit bayi dari berbagai hal yang menyebabkan tumbuhnya jamur dan munculnya bakteri di area bokong, paha, dan alat kelamin. 

  • Kulit sensitif

Kulit bayi masih sangat rentan dan mudah iritasi karena terkena benda asing. Biasanya kulit bayi akan sensitif pada produk kebersihan atau produk tertentu seperti beda, sabun, tisu basah dan lotion yang biasa dipakaikan. Bayi yang memiliki masalah kulit seperti eksim dan dermatitis atopik akan lebih rentan untuk mengatasi ruam popok. Karena itu sangat penting bagi orang tua untuk memilih produk bayi yang memiliki kandungan yang cocok dengan kulit bayi. 

  • Penggunaan antibiotik

Pada situasi tertentu kadang kala orang tua memberikan antibiotik pada bayi, tentu saja setelah berkonsultasi dengan dokter. Nah, kadang kala penggunaan antibiotik ini justru membuat beberapa jenis bakteri baik dalam tubuh mati atau terganggu sehingga sehingga bakteri baik tidak mampu lagi mencegah pertumbuhan jamur pada kulit. 

Bila hal ini yang terjadi maka bayi akan lebih mudah mengalami ruam popok. Kadang kala antibiotik ini dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui sehingga berpengaruh pada bayi. 

cegah ruam popok agar bayi tetap sehat

Bagaimana cara mengatasi ruam popok pada bayi? 

Sebagai orang tua tentu kita tak mau melihat anak-anak menderita akibat mengalami ruam popok. Karena itu mulailah rajin untuk mengganti popok saat sudah mulai basah. Jangan malas dan enggan untuk segera mengganti popok saat bayi buang air besar. 

Sangat penting untuk selalu menjaga kulit tetap kering dan bersih agar tidak mudah ditumbuhi jamur. Selain itu para orang tua bisa mengikuti langkah berikut agar bayi terbebas dari ruam popok 

1. Cuci Tangan

Saat mengganti popok atau diapers si kecil, pastikan tangan dalam keadaan bersih dan steril.

2. Bersihkan menyeluruh

Jangan lupa untuk membersihkan seluruh area yang tertutup oleh kain popok atau diapers sampai bersih. Bersihkan juga dengan air terutama saat si kecil baru selesai BAB. Jika dibutuhkan jangan ragu untuk memakai sabun dengan PH yang cocok dengan kulit bayi. 

Oiya, saat ini penggunaan tisu basah untuk membersihkan area bokong, paha dan alat kelamin bayi juga sudah banyak ditemui. Hal itu bisa saja dilakukan. Namun harus diingat untuk memilih tisu basah yang bebas alkohol dan tidak menggunakan pewangi untuk mencegah agar kulit bayi tidak iritasi. 

3. Keringkan

Selalu keringkan area yang tertutupi oleh popok atau diapers dengan handuk kecil atau kainberbahan lembut agar kulit bayi benar-benar bersih. 

4. Gunakan Rash Cream 

Agar perlindungan lebih maksimal, tidak ada salahnya menggunakan salep pelembab yang bisa melindungi kulit bayi dari iritasi. Sekarang ada banyak produk perawatan bayi yang dapat mencegah terjadinya ruam popok seperti rash cream dari Mamaschoice. 

Saat memilih rash cream tentu ada banyak pertimbangan yang harus diperhatikan para orang tua. Dan Rash Cream dari Mamaschoice merupakan jawabannya karena memiliki kandungan yang cocok untuk bayi, Rash cream mamaschoice bisa menyembuhkan ruam popok dalam 3 kali pemakaian. Selain itu saat dipakai tidak lengket dan berminyak sehingga kulit bayi tetap kering. 

Rash Cream mamaschoice mengandung  bahan herbal alami dari dari yang dipercaya di berbagai negara seperti Sweet Almond, centella Asiatica,  Japanese Knotweed, Skullcap, Green Tea, Licorice, Chamomile dan juga Rosemary. Kandungan mamaschoice teruji dermatologis dan hipoalergenik aman untuk kulit dan 100 persen bebas alkohol dan bebas bahan berbahaya seperti parabens, phthalates, dan mineral oil.

 

Rash cream mamaschoice

 

5. Sesuaikan ukuran popok/diapers

Nah, saat ruam popok yang sudah tertangani ada baiknya para orang tua melakukan beberapa perubahan dan lebih aware terhadap kebutuhan bayi. Perhatikan ukuran diapers atau popok yang dipakai dan segera naikkan nomor bila dirasa ukuran yang dipakai sekarang sudah sempit. 

Apabila ruam popok yang dialami bayi cukup serius, maka tidak ada salahnya menghentikan untuk sementara waktu pemakaian popok sekali pakai agar kulit bayi benar-benar bisa pulih. Kulit bayi yang dibiarkan kering dan bersih akan mempercepat penyembuhannya. 

Oiya, saya juga mau bagi tips nih buat para moms yang saat ini sedang menemani tumbuh kembang anak. Agar kita bisa selalu update dengan berbagai hal terkait parenting dan tumbuh kembang tidak ada salahnya untuk bergabung dalam komunitas atau moms club yang banyak memberi info seputar bayi dan anak. 

Salah satu club yang menurut saya menarik untuk diikuti menurut saya ya Shopee Moms Club. Kenapa? Karena dengan ikut Shopee Moms Club kita bisa dapat info mengenai program promo yang seru dan spesial Shopee Moms Club. 

 

Shopee moms club
Shopee moms club

 

Shopee Moms Club adalah online platform yang bertujuan memfasilitasi ibu dalam memenuhi kebutuhan ibu dan anak. Yang menarik bahwa Shopee Moms Club  memiliki visi memberikan dukungan kepada Moms di Indonesia melalui promosi- promosi menarik dan program parenting yang ditawarkan. 

Shopee Moms Club ini telah berdiri sejak Februari 2020 lho. Jadi bulan ini Shopee merayakan ulang tahun pertama. Dan kerennya sekarang membernya sudah lebih dari 1 juta. Wow kan. Dengan pencapaian ini, kini Shopee Moms Club juga sudah bekerja sama dengan lebih dari 35 brand ternama di Indonesia 

Dan ssssttttt, sekarang nih lagi ada promo di Shopee Moms Club 1st Birthday bagi anggota baru mulai dari tanggal 25 Februari sampai dengan 3 Maret 2021. Promo di program Shopee Moms Club 1 st Birthday ini mencakup Free Gifts atau hadiah gratis untuk member baru, Promo Terbatas Rp1, dan Cashback s/d 1JT Rupiah, serta menghadirkan promo-promo dari brand seperti Enfa, Abbott, Mamaschoice, Zwitsal, Mamypoko, Cussons, dan lainnya. Seru kan!.

 

Apa keuntungan menjadi member Shopee Moms Club?

Dengan bergabung menjadi member Shopee Moms Club, kamu bisa mendapatkan hadiah gratis, voucher cashback hingga 200 RB, harga eksklusif member, dan promo menarik lainnya!

 

Promosi apa saja yang terdapat di Moms Club 1st Birthday?

Program dan promosi menarik untuk merayakan ulang tahun pertama, Mulai dari hadiah gratis, Promo Terbatas Rp1 setiap hari, Voucher cashback hingga 1JT, Koleksi harga eksklusif, dan Live Streaming bersama KOL ternama & pakar kesehatan. 

Menarik banget kan moms. Yuk cek promonya sekarang di Shopee sebelum terlambat… 🙂 

22 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.