FWD Cancer Protection: Tentang Hati, Mawas Diri, dan Asa Tuk Selalu Terlindungi

FWD Cancer Protection

 

“No matter what the statistics say, there is always a way.”

— Bernie Siegel

 

***

 

Kabar dari seorang kenalan beberapa waktu lalu, membuat saya dan suami tersentak. Untuk sementara, ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena penyakit kanker paru yang diderita. 

Saya sungguh tak menyangka. Selama ini, kami mengenalnya sebagai sosok yang sehat dan bugar. Tak terlihat tanda-tanda ia sedang mengidap penyakit. Apalagi ia juga memiliki pekerjaan yang mapan sehingga pastilah soal makanan cukup terjaga.

 

“Sukar ditebak ya dek. Kanker datang di saat tak terduga,” ujar suami.

 

 Tak terduga. Yup! Hal itu yang membuat saya benar-benar tersentak. Saya jadi ingat, seorang teman waktu masih bekerja dulu juga terdiagnosa kanker secara mendadak. Awalnya ia hanya merasakan keluhan nyeri di area perut. Lama-lama makin sakit. Saat diperiksakan ke dokter ternyata dia didiagnosa mengalami kanker serviks. 

Awalnya kami sempat kaget dan tidak menyangka. Bagaimana bisa. Sepemahaman kami saat itu, kanker serviks lebih rentan terjadi pada mereka yang suka seks bebas atau perokok. Dan temans saya bukanlah orang yang seperti itu. Jangankan seks bebas, punya pacar saja dia tidak. 

Dari hasil konsultasi dokter dan mencari referensi sana-sini, ternyata kami mengerti. Kanker serviks tak hanya disebabkan oleh pergaulan yang buruk. Ada faktor risiko lain seperti pola makan yang tidak sehat, berat berlebih, kurang buah dan sayur, dan adanya riwayat kanker serviks dalam keluarga. 

Sebagai orang yang lebih banyak kerja lapangan, boleh jadi kami memang termasuk kelompok rentan. Waktu makan tak menentu. Sering tidur larut karena menyelesaikan laporan ini itu. Dan ya mungkin kami juga seringn terpapar asap rokok dan jarang berolahraga.  

Sejak didiagnosa menderita kanker, ia jadi rutin bolak balik rumah sakit. Saya tak bisa bayangkan berapa banyak biaya yang dihabiskan untuk pengobatan dan penyembuhan. Andai kejadian tak mengenakkan terjadi pada saya, alangkah bingung dan kocar-kacirnya saya memikirkan biaya pengobatan. 

Sekarang, sahabat saya ini sudah sembuh. Ia sudah tak lagi bolak balik ke rumah sakit. Kami pun sudah jarang bertemu seiring waktu yang berlalu. Yang saya tahu, sekarang dia menjadi lebih konsisten menjalankan diet sehat. Konsumsi buah dan sayur menjadi lebih banyak. 

Saya senang dia bisa menjalani kehidupan dengan damai lagi. Dan semoga kenalan kami yang juga terdiagnosa kanker paru bisa menjalani perawatan dengan baik sampai sembuh. 

kanker bisa disembuhkan

 

Pernah berada dekat dengan seorang survivor kanker membuat saya belajar banyak hal.  Sangat penting sekali untuk menjadi lebih peduli pada diri sendiri agar bisa melakukan pencegahan dini. Apalagi, faktanya kanker termasuk salah satu penyakit yang menjadi momok di Indonesia. 

Berdasarkan riset yang dilakukan BPJS Kesehatan bersama GLOBOCAN, International Agency for Research on Cancer (IARC) pada 2018, Indonesia melaporkan sebanyak 349 ribu kasus baru kanker dan 207 ribu kematian terkait kanker. Sedangkan organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan pertumbuhan kasus kanker selama 2020-2040 mencapai 575 ribu pada tahun 2040. 

Sungguh angka yang sangat besar. Apalagi ternyata perempuan menjadi kelompok yang paling rentan. Dari 349 ribu kasus yang dilaporkan, 54% kasus terjadi pada wanita dan sisanya 46% pada pria. Sedangkan kelompok usia paling rentan adalah 45-59 (36%) diikuti usia 60-74 (32%) dan usia 30-44 (15%). 

Menjadi kelompok rentan, tentu saja membuat kita benar-benar harus lebih peduli. Bagaimanapun kanker adalah penyakit berbahaya yang bisa menyerang siapa saja. Karena itu pencegahan dini sangat perlu dilakukan untuk menghindari risiko terburuk. 

 

 

Fakta kanker di Indonesia, diolah dari ifwd.co.id

 

Cegah Dini, Terapkan Gaya Hidup Sehat

Belajar dari para survivor kanker, saya menyimpulkan satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan dini adalah dengan menerapkan Gaya Hidup Sehat. Gaya hidup sehat ini mencakup semua aspek yaitu sehat fisik, sehat mental, dan juga sehat finansial. 

Ketiga aspek gaya hidup sehat ini sangat perlu dijaga dan diperhatikan agar hidup berjalan seimbang. Selain itu apabila fisik sudah sehat, mental sehat, dan finansial juga siap, kita bisa dengan terbuka menerima bila kondisi buruk terjadi. Apalagi, seperti yang semua orang tahu meski bisa dicegah, kanker adalah penyakit tak terduga yang bisa saja dialami siapa saja. 

 

“Lebih baik disiapkan daripada disesalkan.”

 

Meski tak bisa ditebak, sebagai manusia kita tentu dapat melakukan tindakan pencegahan untuk menurunkan faktor risiko. Menurut saya, berikut langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah sejak dini. 

  1. Mengkonsumsi Makanan Sehat

Banyak ahli berpendapat, memperbanyak makan buah dan sayur segar akan membantu untuk mencegah kanker. Pastikan juga kebutuhan nutrisi harian terpenuhi dan memakan makanan yang diolah secara sehat dan sedikit penggunaan bahan kimia. Konsumsi kacang-kacangan, sayuran, biji=bijian, dan buah segar akan sangat bagus bagi tubuh. 

Apabila nutrisi tubuh sudah terpenuhi dengan baik maka daya tahan tubuh akan lebih kuat. Dan yang terpenting, mengkonsumsi makanan sehat yang rendah kalori dan gula bisa menjaga keseimbangan berat badan tubuh. Seperti diketahui makan berlebih akan menyebabkan berat berlebih sehingga menjadi rentan terhadap penyakit.

 

makanan sehat
Manfaat makanan dan minuman sehat

 

  1. Hindari rokok dan minuman beralkohol

Hampir semua orang dewasa tahu bahaya merokok untuk kesehatan tubuh. Kementerian Kesehatan juga sudah berkali-kali menyatakan bahwa rokok bisa menyebabkan berbagai macam penyakit salah satunya adalah kanker. 

Lebih parahnya lagi, merokok tidak hanya merugikan orang yang merokok tetapi juga orang yang ada di sekitar termasuk keluarga. Bahkan, perokok pasif juga bisa terkena kanker hanya karena terpapar asap rokok dari perokok aktif. Karena itu, menghindari rokok merupakan cara yang sangat ampuh untuk melindungi diri dan orang terdekat dari bahaya kanker.

Seperti halnya rokok, minuman beralkohol juga bisa menyebabkan kanker pada orang yang meminumnya. Kandungan karsinogen dan zat berbahaya lain dalam minuman beralkohol bisa merusak sel baik dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko kanker. 

 

no smoking
Hindari rokok. Merokok aktif dan pasif keduanya merugikan

 

  1.  Banyak bergerak dan rutinlah berolahraga 

Banyak bergerak dan rajin berolahraga akan membantu menjaga berat badan tubuh tetap ideal. Berat badan berlebih pertanda adanya timbunan lemak dalam tubuh yang bisa memancing pertumbuhan sel kanker. 

Berdasarkan sejumlah penelitian, orang yang aktif bergerak dan rutin berolahraga akan mengurangi risiko kanker hingga 20 persen. Nah untuk jenis olahraga kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Bahkan jalan atau lari kecil bila dilakukan secara rutin  selama minimal 30 menit sehari akan berdampak baik untuk kesehatan tubuh. 

 

  1. Deteksi Dini 

Semakin cepat seseorang mengetahui keberadaan suatu penyakit biasanya akan lebih mudah penanganannya. Termasuk juga dengan kanker. Rajinlah melakukan deteksi dini sehingga bisa memberikan penanganan yang tepat. 

Mengingat besarnya bahaya kanker maka deteksi perlu dilakukan. Caranya bisa dengan mengenal gejala yang ada di tubuh. Sebagai contoh, rajin memeriksa payudara dengan melakukan gerakan melingkar sesuai aturan bisa mendeteksi dini adanya risiko kanker payudara sejak dini. Begitu juga dengan pemeriksaan rutin pada bagian tubuh lain. 

Untuk kanker yang lebih kompleks dan berada di bagian dalam tubuh seperti kanker serviks, kanker paru, dan kantong kemih bisa dilakukan dengan melakukan skrinning secara berkala. Skrinning akan sangat membantu bila dilakukan oleh mereka yang termasuk dalam kelompok rentan dan berisiko tinggi menderita kanker. 

 

Deteksi dini kanker
deteksi dini akan mengurangi resiko kanker

 

  1. Proteksi diri dengan asuransi

Langkah kelima ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan finansial. Sudah bukan rahasia lagi bahwa biaya perawatan dan pengobatan kanker sangatlah mahal. Untuk bisa sembuh seseorang bisa mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, pada  2018 pembiayaan pengobatan kanker dengan BPJS Kesehatan mencapai Rp2,7 triliun dengan jumlah kasus kanker sebanyak 1,79 juta kasus. Ini jumlah yang tidak sedikit. Setidaknya setiap orang butuh dana di atas 2 juta untuk pengobatan. Bila stadium kanker sudah berlanjut dan perlu penanganan khusus seperti kemoterapi dan operasi, biayanya sudah tidak sedikit lagi. 

Agar kita menjadi tenang dalam situasi terburuk sekalipun, melindungi diri dengan membeli produk asuransi kanker adalah cara terbaik. Dengan begitu pada saat sulit setidaknya asuransi akan membantu meringankan beban saat menjalani pemeriksaan dan pengobatan. Asuransi kanker bisa menjadi bantalan pembiayaan pada saat terdesak. 

Besarnya manfaat asuransi ini sudah banyak dirasakan oleh para penyintas kanker. Namun, tentu saja kita perlu selektif. Pilihlah asuransi kanker yang memberikan pertanggungan sesuai kebutuhan dan dapat digunakan saat kita terdiagnosis menderita kanker seperti yang ditawarkan oleh FWD Insurance melalui produk FWD Cancer Protection. 

FWD Cancer Protection adalah produk asuransi yang memberikan perlindungan atas risiko penyakit kanker hingga tertanggung berusia 70 tahun. Produk asuransi ini hadir jawaban atas meningkatnya kesadaran masyarakat atas pentingnya perlindungan diri dan proteksi dini dari bahaya kanker. 

FWD Cancer Protection, Solusi Asuransi Mudah Beneran

FWD Cancer Protection
FWD Cancer Protection, Asuransi mudah benerran

 

Tak bisa dipungkiri, saat situasi buruk tak dapat dihindari, persoalan pembiayaan bisa menjadi beban tersendiri bila tak dipersiapkan sejak jauh hari. Itulah yang membuat asuransi bisa menjadi penyelamat yang harus dimiliki. Asuransi bisa membantu kita untuk tetap sehat secara finansial bahkan dalam keadaan sulit. 

Produk asuransi akan memberikan perlindungan terhadap tabungan dan investasi yang kita miliki saat terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi ketika misalnya diagnosa kanker itu tak bisa dihindarkan, kita sudah siap mental dan punya bantalan untuk segera melakukan pengobatan. Keamanan finansial inilah yang ditawarkan FWD Insurance dengan meluncurkan produk FWD Cancer Protection. 

FWD Cancer Protection memberi banyak kemudahan karena bisa dibeli secara online kapan saja dan di mana saja. Dan yang terpenting, asuransi ini  memberikan 100% uang pertanggungan jika didiagnosis kanker di tahap awal walaupun sudah memiliki perlindungan lainnya. Ini benar-benar nilai plus karena tak semua asuransi kanker bisa memberi pertanggungan 100% seperti FWD Cancer Protection. 

Karena bisa diakses secara online, kita bisa dengan mudah melakukan perpanjangan pembayaran premi setiap tahunnya. Masa Asuransi FWD Cancer Protection adalah 1 tahun dan akan diperpanjang secara otomatis hingga Tertanggung berusia 70 tahun. Jadi kita tak akan lagi kerepotan bolak balik untuk urusan administrasi dengan memanfaatkan asuransi kanker online. 

 

Berikut fitur utama yang bisa dimanfaatkan saat membeli FWD Cancer Protection

Fitur utama FWD Cancer Protection

 

Dengan 4 kemudahan yang ditawarkan oleh FWD Cancer Protection ini, yaitu mudah ketentuannya, mudah belinya, mudah bayarnya dan mudah klaimnya, maka  saya setuju bahwa FWD Cancer Protection ini adalah solusi, Asuransi Mudah Beneran yang mengerti kebutuhan masyarakat urban masa kini. 

Kita memang perlu sehat fisik, sehat mental dan sehat finansial. Dan karena itulah kita harus selalu melindungi diri, proteksi dini lewat asuransi merupakan cara terbaik untuk melakukan pencegahan dini dari risiko buruk yang mungkin terjadi. Apalagi, proses pengajuan klaim FWD Cancer Protection ini terbilang mudah. 

 

Berikut beberapa ketentuan klaim FWD Cancer Protection:

  • Terdiagnosis pertama kalinya pada tertanggung
  • Tertanggung masih hidup pada saat terdiagnosis
  • Telah melewati Masa Tunggu 90 hari sejak Polis terbit

 

Sedangkan syarat yang diperlukan untuk pengajuan klaim adalah sebagai berikut : 

  • Formulir Klaim yang telah diisi dengan benar dan lengkap;
  • Fotokopi tanda bukti yang sah dan masih berlaku dari Pemegang Polis/yang mengajukan klaim dan tertanggung;
  • Surat Kuasa asli dari Pemegang Polis (apabila dikuasakan);
  • Surat keterangan Pemegang Polis/yang mengajukan klaim mengenai penyebab perawatan;
  • Surat keterangan Tenaga Medis yang sah yang merawat tertanggung;
  • Laporan Hasil Medis mengenai perawatan penyakit Kanker;
  • Dokumen lain yang dinyatakan perlu oleh Penanggung yang berkaitan dengan pembayaran/klaim Manfaat Asuransi.

 

Nah, agar lebih kenal dengan FWD Cancer Protection ini, temans bisa simak dulu video berikut. 🙂 

 

 

Mudah dan sangat membantu bukan? Saya yakin bila semua syarat terpenuhi, memiliki FWD Cancer Protection akan menjadi solusi asuransi mudah beneran. 

Bagaimana, apakah temans mau menunda lagi? Dengan berbagai  manfaat dan keuntungan yang bisa didapat, rasanya akan sangat teramat sayang bila kita tak mulai memproteksi diri sejak dini dari bahaya kanker. Apalagi, untuk mendapatkan produk ini pun mudah dan terjangkau. 

Pembelian dan pembayaran produk FWD Cancer Protection ini bisa  terbagi menjadi bulanan, kuartal, 6 bulanan dan per tahun. Yang paling terjangkau, kita bisa memulai dengan membeli produk dengan biaya pertanggungan mulai dari Rp10.000/bulan. 

Oiya, sekarang ada hal yang lebih menarik. Bila temans membeli FWD Cancer Protection sebagai bagian dari resolusi pergantian tahun, bisa banget memanfaatkan kejutan akhir tahun dari FWD! surPRIZES! 

 

FWD surPRIZES
FWD surPRIZES siapkan banyak hadiah

 

Dengan membeli FWD Cancer Protection selama periode 21-31 Desember 2020, temans berkesempatan ikutan undian untuk memenangkan sepeda Brompton, iPhone 12, dan iWatch 6. Preminya mulai dari Rp10 ribu/bulan dan bisa dibeli secara online! Mudah beneran kan? Jangan lupa belinya di ifwd.co.id ya. 

Semangat ya temans. Semoga kita bisa menjalani hari dengan lebih baik lagi.

 

Proteksi dini, lindungi diri dan orang yang disayangi, raih hari depan lebih pasti.

FWD Cancer Protection, Asuransi Mudah Beneran. 🙂 

 

 

 

 

 

25 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.