Manfaat Minyak Telon dan Pengalaman Mengatasi Perut Kembung pada Bayi

Sleek Baby Telon Oil

Masalah perut kembung sering kali membuat orang tua bingung. Apalagi kalau si kecil mengalami perut kembung saat kita sedang bepergian atau berada di tengah keramaian dan rumah saudara.

***

Pernahkah moms dibuat bingung oleh si kecil yang tiba-tiba rewel dan menangis tanpa henti? Lalu moms merasa serba salah karena menjadi pusat perhatian banyak orang. Hmmm, tenang, moms tidak sendiri, karena saya pun pernah mengalaminya. ☺

Lebih membuat keki adalah saat kita sedang berkunjung ke rumah mertua, kebetulan di sana lagi `banyak saudara dan sepupu, lalu tiba-tiba si kecil menangis tanpa henti dan ga jelas alasannya. Saya sendiri mengalaminya saat kami pulang kampung ke rumah mertua. Rasanya sesaat itu juga kita menjadi bahan perbincangan seluruh orang.

Bila moms mengalami hal serupa jangan panic ya. Bawa tenang lalu segera lakukan langkah antisipasi dan penanganan. Coba periksa apakah si kecil sedang mengalami perut kembung pada bayi.

Munculnya kembung pada bayi biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Karena itu, moms perlu tahu beberapa hal supaya tidak kagok saat melihat gejala dan tanda kalau si kecil lagi kembung.

Pengalaman saya, masalah kembung ini biasanya muncul saat habis membawa Trio Biza dari perjalanan jauh. Apalagi ke daerah yang suhunya agak dingin. Di antara Trio Biza –Bintang, Zizi dan Arsyad—si tengah yang lebih sering mengalami kembung. Sedangkan Bintang dan Arsyad cenderung lebih kuat.

Lain hal, waktu mereka masih di bawah 4 bulan, hmmm, rasanya masalah perut kembung ini sudah menjadi hal wajar. Dulu saya sempat khawatir karena anak-anak yang tiba-tiba menangis tanpa jelas alasannya. Berbekal tanya moms yang lebih senior dan dari penjelasan dokter anak langganan keluarga, akhirnya saya mulai terbiasa menghadapi bayi yang rewel.

 

“Bayi lebih mudah terkena kembung perut karena sistem pencernaan mereka belum sempurna.”

 

Saya ingat, dokter anak langganan kami di RS Tambak, Menteng, mengatakan kalau anak bayi di bawah 4 bulan bisa saja mengalami kembung karena memang sistem pencernaan bayi belum berkerja dengan sempurna. Bila mereka semakin besar makanya kebiasaan kembung akan hilang dengan sendirinya. Oiya, masih kata dokter itu, kembung pada bayi juga bisa ditimbulkan oleh kebiasaan baru si kecil saat baru mencoba makanan yang berbeda pada fase belajar makan.

Hmm.. baiklah. Sejak saat itu saya menjadi agak lebih tenang dalam mengatasi bila ada bayi yang kembung. Bekal pengetahuan memang sangat diperlukan ya moms saat kita mengawal tumbuh kembang si kecil. Meski begitu, amat penting bagi kita para para orang tua untuk  mengenal lebih jauh gejala, tanda, dan cara mengatasi masalah si perut kembung ini. Biar tidak mudah panikan. Yak an moms… ☺

Mengenal Gejala dan Penyebab Perut Kembung pada Bayi

Lanjut ya moms. Ini hasil ngobrol-ngobrol saya dengan dokter anak langganan kami. Jadi waktu itu ketika saya bertanya: apa sih dok biasanya yang menyebabkan si kecil bisa kembung?

Nah sebelum kami diberi penjelasan soal apa penyebabnya, ia malah memberi tahu dengan sedikit nada bertanya. Bagaimana moms mengetahui kalau si kecil sedang kembung atau tidak? Apa karena dia menangis besar? Saat kami hampir menggangguk ia malah menyela dengan mengatakan bahwa menangis pada bayi bisa saja disebabkan oleh banyak hal. Jadi bayi yang menangis terus menerus bukan berarti karena perut kembung. Bisa jadi karena dia gerah atau tidak nyaman dengan pakaian atau diapers yang dipakai.

Lalu berceritalah  si dokter. Jadi menurut dia kembung bisa saja terjadi apabila jumlah gas atau di dalam saluran pencernaan berlebih dari keadaan normal. Bagi orang dewasa atau anak yang lebih besar, gas yang terperangkap dalam saluran pencernaan bisa dengan mudah dikeluarkan, misalnya melalui sendawa.

Sedangkan pada bayi kebanyakan tidak mudah mengeluarkan gas dari dalam perutnya itu sehingga butuh bantuan orang tua untuk mengeluarkan. Salah satu cara yang familiar untuk mencegah kembung adalah dengan menyendawakan bayi setelah bayi menyusui. Caranya, dengan meletakkan bayi di pundak ibu dengan posisi berdiri.

Bayi yang kembung dapat diketahui dengan melihat  gejala awal seperti rewel tanpa alasan jelas, lalu saat moms memeriksa bagian perutnya maka akan terasa agak keras atau tegang. Seringkali pula bayi yang mengalami kembung akan lebih sering buang angin.

Tak hanya rewel dan menangis, biasanya bayi yang mengalami rewel akan terlihat sering menggeliat. Si kecil juga akan berakrobat dengan melengkungkan punggung ke belakang serta mengangkat kaki kecil mereka. Gerakan ini terjadi secara alamiah sebagai respon badan untuk menunjuk