Wisata Museum di Semarang

Museum Kereta Semarang

Semarang telah menjadi bagian dari kisah perjalanan Duniabiza. Di ibukota Jawa Tengah itu, kami sempat bermukim selama setengah tahun dalam rangka penugasan dari kantor suami.

***

Dengan latar belakang saya dan suami dari Sumatera, maka bermukim di kota Semarang menjadi pengalaman berharga dalam hidup. Persepsi yang dipahami semenjak kecil menjadi tercerahkan dengan tinggal di kota ini.

Salah satu yang agak lucu adalah kesan sebagian besar orang jawa tidak suka masakan pedas. Hanya makanan dengan kecap yang akan ditemui. Realitasnya tidak seperti itu, di Semarang sambel setan dari tingkat pedas sampai sangat pedaaaasss dapat ditemui. Meski tentang kesan bumbu masak dengan kecap juga banyak ditemukan. juga bahwa transportasi ke Semarang dari Jakarta itu sangatlah mudah karena banyak jenisnya seperti kereta api https://www.traveloka.com/kereta-api/argo-bromo-anggrek

Kesan lainnya adalah cukup banyak tempat wisata yang dapat dikunjungi. Jawa Tengah kaya akan wisata dengan nuansa pegunungan, nuansa pantai hingga nuansa masa lalu melalui Candi Borobudur dan Prambanan yang melegenda.

Di Semarang sendiri, selain kawasan Simpang Lima dengan Lawang Sewunya, juga terdapat beragam landmark kota yang dapat dikunjungi. Sebut saja Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Tua hingga sejarah perbauran budaya yang tercermin di area Sam Poo Kong.

 

Memandang Semarang dari atas Masjid Agung Jawa Tengah

Yang tidak kalah serunya adalah melakukan wisata museum di Semarang. Terdapat sejumlah bangunan museum yang dapat dikunjungi, yakni ;

1. Museum Rekor Dunia Indonesia (Museum MURI)

Museum ini terdapat di dalam areal komplek industri jamu Ayam Jago daerah Banyumanik. Pada museum ini pengunjung dapat melihat berbagai prestasi rekor nasional dan dunia yang ada di Indonesia.

Dengan penataan yang apik, museum yang didirikan oleh Jaya Suprana, pewaris industri jamu Ayam Jago ini, menyimpan beragam bukti rekor dunia Indonesia yang dicatatkan dari penjuru Tanah Air.

 

2. Museum Kereta Api Ambarawa

Museum di Ambarawa ini merupakan museum pertama kereta api di Indonesia. Pada areal museum ini terdapat sejumlah kereta uap yang mula-mula beroperasi di Indonesia.

Pengunjung juga dapat melihat perkembangan berbagai peralatan yang mendukung jalannya operasional mula-mula sebuah stasiun. Peralatan itu mulai dari mesin pencetak tiket hingga kalkulator yang membantu petugas untuk berhitung.

 

Baca Juga : Yuk Liburan ke Ah Poong Sentul City

3. Museum Mandala Bhakti

Museum ini terdapat di tengah kota Semarang. Tepatnya berada di sebrang kawasan Lawang Sewu dan Tugu Muda. Pengunjung yang ke museum ini juga dapat berjalan kaki menuju Kampung Pelangi.

Pada museum Mandala Bhakti ini, beragam senjata milik TNI dapat disaksikan. Termasuk beragam lukisan yang menceritakan suasana perjuangan Indonesia. Pada areal museum ini juga dapat disaksikan patung jenderal Soedirman ataupun suasa ruang pengadilan tempo dulu.

Baca Juga : Tempat harus dikunjungi di Dubai

4. Museum Ranggawarsita

Pada museum ini pengunjung dapat melihat beragam koleksi benda budaya. Pada museum ini beragam sejarah masa lalu dapat ditelusuri mulai dari sejarah kota Semarang, Jawa Tengah hingga beragam cerita dari Nusantara.

5. Kota Lama Semarang

Kawasan kota lama merupakan ingatan sejarah kota. Meski tidak dikategorikan sebagai museum, kawasan ini layak dikunjungi untuk mereka yang tidak ingin melupakan masa lalu. Areal Kota Lama cukup luas dan tersambung dengan sejumlah penggerak ekonomi yakni Stasiun Kereta Api serta pelabuhan Tanjung Emas.

Untuk berkunjung ke Wisata Museum di Semarang ini dari Jakarta ataupun Surabaya maka menggunakan kereta adalah pilihan yang paling layak dipertimbangkan. Bahkan untuk mereka yang membutuhkan kenyamanan, maka kereta tetap dapat menjadi pilihan.

 

Salah satu kereta eksekutif yang dapat digunakan adalah Argo Bromo Anggrek. Kereta yang melayani perjalanan dari Jakarta – Surabaya ini, hanya singgah di sedikit stasiun sehingga memberi kenyamanan. Kereta berhenti yakni Jatinegara, Cirebon, stasiun Pekalongan (khusus kereta pagi), lalu Stasiun Semarang Tawang untuk kemudian perjalanan berakhir di Surabaya.

Untuk perjalanan Jakarta – Semarang dengan Argo Bromo Aggrek dibutuhkan waktu tempuh hanya 5,5 jam. Maka untuk wisatawan yang mengejar efektifitas perjalanan karena sempitnya hari libur, dapat menggunakan kereta malam yang berangkat pukul 21.30 dari stasiun Gambir. Sedangkan untuk penikmat perjalanan yang ingin lebih santai, kereta pagi Argo Bromo Anggrek berangkat pada pukul 9.30 WIB.

Untuk mendapatkan tiket Argo Bromo Anggrek ini, maka salah satu penjual yang dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui aplikasi Traveloka. Apalagi online travel agen ini memiliki layanan Pay Later. Layanan yang memungkinkan kita menjadwalkan ulang mekanisme pembayaran biaya tiket tanpa harus khawatir dengan ketersediaan uang di rekening. Asalkan penggunaannya disiplin,maka mekanisme pay later ini sangat memudahkan sebagai alat pembayaran.

 

Selamat berkunjung ke museum….

25 Comments

Leave a Reply to Uniek Kaswarganti Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *