Serba-Serbi Beasiswa S2 dan S3 Universitas Pertahanan

 

Halo temans apa kabarnya. Senang rasanya kembali menyapa. Pada postingan kali ini saya mau berbagi informasi mengenai serba-serbi beasiswa di Universitas Pertahanan. So buat temans yang memasang resolusi melanjutkan studi tahun ini perlu banget mantengin info kali ini. 🙂

Sebelum melanjutkan cerita saya mau cek omba dulu ya. Apakah temans sudah pada tahu dengan Universitas Pertahanan. Wah banyak juga ternyata yang sudah tahu. Yes… Universitas Pertahanan adalah salah satu Universitas Negeri di Indonesia di bawah Kementerian Pertahanan dan Kementerian Ristek Dikti.

Unhan atau dikenal juga dengan Indonesia Defense auniversity (IDU) ditetapkan melalui Surat Mendiknas Nomor 29/MPN/OT/2009 tanggal 6 Maret 2009 perihal Pendirian Unhan dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 11 maret 2009 di Istana Negara. Unhan merupakan lembaga pendidikan tinggi yang unik karena mengkhususkan diri pada studi pertahanan setingkat S 2 dan S3. Unhan adalah lembaga pendidikan tinggi terbuka. Unhan memberi kesempatan bagi para perwira TNI dan sipil untuk belajar dan memperdalam Ilmu Pertahanan dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Di Universitas pertahanan inilah sejak Agustus 2018 lalu saya berkutat lagi dengan dunia akademik. Menambah ilmu dan pengalaman. Dan yang paling penting menambah jejaring dan pertemanan. 🙂

Saat ini di Unhan hanya ada dua jenjang studi yaitu Pascasarjana dan Doktoral. Dan yang lebih penting bahwa kuliah di Unhan sangat berbeda dibanding kuliah di universitas lain dengan jenjang yang sama. Temans mau tahu apa saja yang membuat kuliah di Unhan berbeda dibanding kuliah S2 dan S3 di tempat lain? Yuk cus kita lihat satu-satu.

 

  1. Universitas Negeri dengan Akreditasi A

Universitas Pertahanan merupakan salah satu universitas negeri yang ada di Indonesia. Ia berada di bawah Kementerian Pertahanan dan Kementerian Ristek dan Dikti. Universitas Pertahanan berdiri sejak tahun 2009 dan berlokasi di kawasan Indonesia Peace Security Centre, Sentul, Bogor. Buat temans yang pernah main ke Bukit Hambalang tentu taka sing lagi dengan kawasan IPSC ini.

Meski keberadaan Universitas Pertahanan belum terlalu dikenal luas, sebenarnya universitas ini tak kalah pamor dibanding universitas terkemuka lain di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada maupun Universitas Teknologi Bandung. Kenapa saya bilang begitu karena prestasi Universitas Pertahanan sudah diakui oleh BAN DIKTI. Sejak 2017, UNHAN sudah mendapat Akreditasi A.

Semua lulusan Unhan akan bergelar Magister Pertahanan (M.Han).

  1. Tidak ada Jenjang Sarjana.

Di Universitas Pertahanan hanya ada dua jenjang pendidikan yaitu Pascasarjana (S2) dan Doktor (S3). Tidak ada jenjang pendidikan Sarjana (S1). Karena itu, universitas ini terbuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai jurusan sesuai dengan program studi pilihan. Unhan menerima mahasiswa S1 dari berbagai universitas. Karena itu di sini mahasiswanya sangat beragam asalnya, ada yang dari Aceh, Palembang, Kalimantan, Semarang, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara.

Untuk bisa menjadi mahasiswa, calon mahasiswa harus melalui serangkaian seleksi. Setelah dinyatakan lulus administrasi semua calon mahasiwa harus memenuhi standar TPA dan TOEFL tertentu. Selain itu juga ada psikotes dan tes wawancara.

 

  1. Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa

Yup. Kuliah di Unhan ini gratis karena sepenuhnya sudah dibiayai negara. Jadi semua mahasiswa adalah penerima beasiswa penuh. Beasiswa meliputi biaya pendidikan dan juga biaya hidup. Jadi setiap bulan, mahasiswa mendapatkan uang saku yang dibayarkan per bulan.

Sebagai penerima beasiswa penuh, mahasiswa juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Beberapa keperluan kampus seperti sepatu, pakaian, jaket almamater dan jaket Unhan diberikan cuma-cuma. Untuk makan juga ditanggung. Setiap hari mahasiswa mendapat fasilitas makan, pagi, siang dan sore dengan kualitas yang memenuhi kecukupan gizi.

 

Bagaimana dengan tempat tinggal?

Setiap mahasiswa Unhan disediakan asrama. Ada dua asrama yaitu asrama putra dan putri. Jarak antara mess putra dan mess putri lumayan jauh sehingga tidak saling berhubungan secara langsung. DI mess sudah tersedia fasilitas lengkap dengan sistem flat. Satu flat terdiri dari dua kamar yang dihuni oleh 2-3 mahasiswa.

Setiap flat juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Flat saya misalnya terdiri dari dua kamar, kulkas, dispenser, AC, Sofa tamu, ruang dapur, kipas angina, meja dan kursi makan dengan toilet closed duduk. Untuk ukuran mess menurut saya ini sangat lumayan. Berasa nyaman dan seperti di rumah sendiri. Kalau mau masak, bisa menyediakan sendiri alat masak karena cukup area untuk memasak.

Untuk transportasi dari mess ke kampus tersedia bus khusus yang menjemput di pagi hari dan mengantar di malam hari. Namun bila mendapat izin, mahasiswa bisa membawa kendaraan sendiri asal dikelola dengan tertib.

Tidak hanya untuk kebutuhan harian, beasiswa penuh juga meliputi beasiswa untuk penyusunan tugas akhir, untuk publikasi tugas akhir dan juga untuk keperluan penggandaan tugas akhir. Semua ditanggung negara. Jadi boleh dibilang kuliah di Unhan itu hanya perlu membawa pikiran, kemauan belajar dan komitmen untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sesuai tenggat.

 

Fasilitas Unhan

 

  1. Kampus Bela Negara

Sesuai namanya, Universitas Pertahanan berada di bawah Kementerian Pertahanan dan Ristek Dini. Unhan juga dikenal dengan nama kampus Bela Negara. DI sini, para mahasiswa akan ditekankan untuk pengembangan karakter dan kedisplinana. Jiwa dan Semangat Bela Negara juga merupakan salah satu hal yang ditekankan.

Untuk menggali semangat Bela Negara, pada masa awal pendidikan setiap mahasiswa akan mendapat pelatihan Bela Negara antara 2 minggu sampai 1 bulan. Selama pelatihan mahasiswa akan mendapat pembekalan, latihan dasar bela negara. Setelah itu dilanjut dengan matrikulasi selama sekitar 2 minggu.

Pada masa semester pertama, mahasiswa akan mendapat pembekalan dan pemahaman mengenai pertahanan negara. Setiap mahasiswa dari semua Fakultas diharuskan mengambil Mata Kuliah Wajib yang diselenggarakan di auditorium dengan beberapa mata kuliah wajib seperti Sistem Pertahanan Negara, Karakater Bangsa dan Bela Negara, dan Sejarah Perang.

Singkat cerita, pada mata kuliah wajib ini mahasiswa akan mendapat bekal kepemimpinan nasional. Hal ini sesuai dengan Motto Unhan, Identitas, Nasionalisme, dan Integritas.

 

  1. Terdiri dari 4 Fakultas dan 17 Jurusan

Saat ini, terdapat 4 Fakultas dan 17 Jurusan di sini yang mencakup berbagai bidang kajian. Ada militer, ada eksakta dan ada juga sosial.

Fakultas Strategi Pertahanan

Fakultas Strategi Pertahanan lahir pada tahun 2009. Fakultas ini lahir atas pemikiran perlunya penyiapan pemimpin/manajer dan analis pertahanan yang berwawasan luas (think out of the box).  Diharapkan lulusan Fakultas Strategi Pertahanan bisa menjadi pengambil keputusan pada kebijakan strategis.

Fakultas Strategi Pertahanan memiliki 7 (tujuh) program studi yaitu

  • Prodi Strategi Perang Semesta (Akreditas A)
  • Prodi Peperangan Asimetris (Akreditasi B)
  • Prodi Strategi dan Kampanye Militer,
  • Prodi Diplomasi Pertahanan
  • Prodi Strategi Pertahanan Darat
  • Prodi Strategi Pertahanan Laut
  • Prodi Strategi Pertahanan Udara.

 

Fakultas Manajemen Pertahanan

Fakultas Manajemen Pertahanan berdiri tahun 2009 atas dasar tuntutan perlunya analisis pertahanan yang berwawasan luas menghadapi perubahan lingkungan global yang semakin multipolar. Mahasiswa lulusan Fakultas Manajemen Pertahanan diharapkan bisa menjadi tenaga peneliti tingkat atas dalam mengembangkan metoda-metoda baru baik di bidang manajemen maupun strategi bidang pertahanan negara.

Fakultas Manajemen Pertahanan memiliki 3 (tiga) Program Studi yaitu

  • Prodi Manajemen Pertahanan, (Akreditasi B)
  • Prodi Ekonomi Pertahanan (Akreditas B)
  • Prodi Ketahanan Energi (Akreditasi B)

 

Fakultas Keamanan Nasional

Merupakan fakultas baru yang berdiri tahun 2016 atas dasar tuntutan perlunya analisis kebijakan pertahanan dalam menjaga eksistensi negara bangsa dihadapkan dengan dinamika ancaman dan perubahan zaman.

Fakultas Keamanan Nasional memliki 3 Progran Studi yaitu

– Program Studi Damai dan Resolusi Konflik (Akreditas A)

– Program Studi Manajemen Bencana (Akreditasi B)

– Program Studi Keamanan Maritim (Akreditasi B)

 

Fakultas Teknlogi Pertahanan

Merupakan Fakultas di Universitas Pertahanan yang lahir pada tahun 2016. Fakultas ini lahir sebagai jawaban atas dasar tuntutan perlunya analisis penggunaan serta pengembangan teknologi pertahanan dalam mendukung pertahana negara di hadapkan dengan dinamika ancaman serta perkembangan teknologi global .

Fakultas Teknologi Pertahanan memiliki 4 program studi yaitu

  • Program Studi Industri Pertahanan,
  • Program Studi Penginderaan,
  • Program Studi Teknologi Persenjataan,
  • Program Studi Daya Gerak
Beberapa aktivitas di Unhan pada saat matrikulasi dan pelatihan bela negara
  1. Kuliah Full Senin-Jumat

Beasiswa penuh yang diterima dan lengkapnya fasilitas memang membuat kuliah di Unhan terasa berbeda. Namun, semua itu juga harus dibayar dengan totalitas tiada batas. Yup. Berbeda dengan kuliah master dan doctor di kebanyakan universitas yang memberi kelonggaran banyak pada mahasiswanya, di Unhan sistem belajarnya sangat ketat. Dari senin sampai Jumat kuliah padat. Setiap hari masuk jam 7.30 dan pulang pukul 17.15 WIB.

Bila sedang tidak ada mata kuliah maka jam pelajaran diisi dengan sistem belajar mandiri, untuk mengerjakan tugas dan studi kepustakaan. Tiada hari tanpa tugas, dan kalau ada yang kosong, maka hari kebebasan itu tak akan bertahan lama karena akan dilanjut dengan tugas selanjutnya. 🙂

Padatnya jam kuliah itu salah satunya dikarenakana masa studi yang singkat. Masa studi satu semester diselesaikan dalam 4 bulan. Bila kuliah di Unhan jangan harap akan dapat berleha-leha karena tidak ada libur semester. Begitu selesai semester pertama langsung disambut semester kedua.

Setelah padat dari Senin-Jumat, maka Sabtu dan Minggu bisa digunakan untuk bersantai. Menambah jejaring dan pertemanan.

 

  1. Bukan Kampus Militer

Apakah kuliah di Unhan menerapkan kurikulum militer? Hmmm, ini pertanyaan yang sering saya dengar. Jawabannya adalah tidak karena Unhan bukan kampus militer. Sesuai visi dan misi universitas, Unhan adalah tempat meleburnya antara sipil dan militer, Melting Point.

Di Unhan pengajarnya merupakan perpaduan antara militer dan sipil. Jadi kita akan mendapatkan ilmu dan wawasan mengenai pertahanan negara langsung dari para Jenderal dan mereka yang berpengalaman juga mendapat ilmu pertahanan dari perspektif sipil. Karena sesungguhnya persoalan pertahanan bukan dominasi militer. Justru pada zaman yang berubah, ancaman itu justru lebih banyak datang dari non militer seperti bencana, terorisme, cyber, dan ketahanan energi.

Di Unhan mahasiswanya akan melebur dari kalangan militer (Angkatan Darat, Angkatan Laut), Kepolisian, Pegawai Negeri dan Umum. Jadi semuanya melebur dan tidak dibeda-bedakan dalam proses belajar mengajar.

 

harmoni dalam kebersamaan
  1. Ada Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN)

Selama berada di Unhan, pada jenjang Magister setiap mahasiswa akan mengikuti KKDN dan KKLN. KKDN biasanya merupakan kerja langsung ke lapangan ke berbagai wilayah di tanah air. Beberapa daerah yang sudah pernah dijadikan lokasi KKDN misalnya Batam, Palembang, Pekanbaru, Bali, Bandung, Cilegon.

Selama KKDN, mahasiswa akan diminta turun langsung ke lapangan dan menganalisis berbagai persoalan terkait dengan program studi masing-masing. KKDN dilaksanakan selama dua minggu- satu bulan. Semua biaya yang dikeluarkan selama KKDN  termasuk akomodasi dan transportasi dibiayai oleh negara.

Berbeda dengan KKDN, KKLN dilaksanakan antara 1 minggu-2 minggu dengan tujuan beberapa negara di luar negeri dengan mencermati berbagai persoalan terkait program studi masing-masing. Beberapa negara yang pernah menjadi kunjungan mahasiswa Unhan adalah Amerika Serikat, Jepang, Korea, India, Singapura, Malaysia dan beberapa negara Eropa.

  1. Terdapat mahasiswa internasional

Setiap tahun di Unhan terdapat mahasiswa internasional. Mereka biasanya merupakan mahasiswa pertukaran dan kerjasama antar negara. Pada tahun 2018/2019 terdapat dua mahasiswa yang berasal dari Zimbabwe. Mereka kuliah pada program studi Perang Asimteri dan Diplomasi Pertahanan

Berada satu kampus dengan mahasiswa asing menurut saya banyak manfaatnya. Kita bisa praktek untuk berbahasa inggris langsung dengan mereka. Selain itu juga bisa bertukar pengalaman mengenai keadaan perkembangan di negara mereka.

10. Proses Seleksi

Nah karena banyaknya fasilitas dan kemudahan yang didapat selama menjadi mahasiwa Unhan maka proses seleksi pun berlangsung ketat. Pada tahun ajaran 2018/2019 saat saya mendaftar tercata lebih dari 1200 orang yang lulus administrasi tetapi yang kemudian dinyatakan lolos hingga tahap akhir adalah 268 orang.

Biasanya proses penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan dua gelombang. Namun untuk tahun ajaran 2019/2020 ini kabarnya hanya akan dilaksanakan pada satu gelombang pendaftaran. Pendaftaran rencana akan digelar pada Januari 2019 ini.

Mengenai lengkap proses seleksi dan tips untuk melewati seleksi penerimaan mahasiwa Unhan silakan baca pada postingan berikutnya ya. 🙂

Nah Buat temans yang pengen tahu lebih jauh mengenai Unhan bisa lihat youtube ini nih… 🙂

 

Semangat berburu beasiswa.

Tags:
7 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *