Cara Merawat Jeans Agar Awet

 

Jeans sudah menjadi salah satu pakaian yang banyak digemari. Salah satu kelebihan jeans karena bahannya yang santai dan casual.

Biasanya pakaian berbahan jeans cocok dipakai untuk keperluan setengah formal. Jeans terutama yang modelnya sudah disesuaikan dengan format resmi bisa memberi kesan ringan dan sporty bagi penggunanya .

Saya sendiri termasuk penyuka jeans. Tak hanya celana, beberapa gamis juga berbahan jeans. Saat memakai jeans saya merasa santai dan tenang. Apalagi warnanya biru navy atau biru muda sehingga mudah dipadupadankan dengan berbagai jenis pakaian.

Mempunyai item fashion berbahan dasar jeans, memang bagus tapi juga sedikit merepotkan. Terutama pada saat akan mencuci pakaian dari bahan jeans. Boleh dibilang mencuci bahan dasar jeans ini susah-susah gampang.

Butuh tenaga lebih agar mencuci kain berbahan jeans terasa enteng. Noda yang melekat juga kerapkali membuat hati kesal, sebab susah dihilangkan bila terlanjur menempel lama. Namun uniknya dari pakaian tersebut adalah semakin belel, lusuh dan robek, konon itu yang diyakini membuat penampilan semakin berbeda.

Kainnya terasa berat diangkat, bila terlanjur terendam air bila hendak diperas ketika dicuci. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa supaya awet dan tetap bagus, ada cara ampuh untuk merawatnya? Jika Anda penasaran berikut tips-tipsnya!

 

  1. Jangan Sering Dicuci

Merupakan pakain kerja di negara Amerika Serikat yang banyak dipakai pada pantai barat. Dirancang khusus supaya kuat serta tidak memerlukan banyak perawatan. Wash less yang artinya tidak perlu sering dicuci. Pencucian dilakukan bila memang benar-benar kotor.

Cara memelihara yang benar menurut produsen Levi’s, sebaiknya dicuci setelah melewati masa pakai sebanyak 10 kali, agar tetap fit. Jika ada noda kecil, cukup dibersihkan menggunakan kain basah atau sikat gigi yang sebelumnya telah diberi sabun lembut.

 

  1. Cuci Menggunakan Air Dingin

Sebaiknya kala tengah membersihkan, dianjurkan menggunakan air dingin (wash cold) dan bukan air panas (wash hot). Ini dimaksudkan agar kain tidak mudah luntur warnanya sehingga tetap asli terjaga. Metode tersebut juga sekaligus menghemat tenaga, sebab tidak usah merebus air atau menyiapkannya.

Bila telah siap, ikuti petunjuk selanjutnya :

  • Pisahkan jeans dari bahan kain pakaian lain, jangan dicampur sebab bisa menyebabkan luntur.
  • Kemudian bersihkan semua kantong atau periksa, apakah ada sesuatu yang tertinggal di sana, misalnya kertas, uang atau sampah lain. Koreksi sampai benar-benar bersih, termasuk lipatan kain dibetulkan lagi dibuat lurus. Selanjutnya balik, letakkan bagian luar berada di dalam begitu juga sebaliknya.
  • Ambil air seperlunya lalu tuangi detergen. Rendam jeans selama 30 menit
  • Lebih disarankan untuk mengucek pakai tangan bukan dengan mesin cuci, hasilnya lebih bagus.
  • Gosok dengan lembut, dan teliti sekali lagi memastikan bagian kantong dan bagian lipatan, melihat apakah masih tersisa pasir, tanah atau kotoran lain.
  • Segera bilas dengan air bersih sebanyak dua kali, setelah diberi detergen atau sabun cuci, atau sampai dirasa benar-benar bersih.

 

  1. Dikeringkan Dengan Gantungan

Musuh utama jeans adalah panas. Akan lebih baik, jika usai dibilas dari cucian, cukup digantung dan diangin-anginkan saja di tempat teduh dan terlindung sinar matahari langsung. Semua dilakukan untuk menghindari kerusakan dan pemudaran warna. Jadi sekarang sudah jelas bukan, bahwa jeans juga perlu dirawat dengan baik dan benar, agar tetap tahan lama dan awet?

Nah, itu dia beberapa tips untuk mencuci dan membersihkan kain berbahan jeans. Selamat mencoba, semoga awet ya.

🙂

 

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.