Petuah Bill Gates Tentang Mengelola Bisnis

Meski dinobatkan sebagai orang paling kaya sejagad, Bill Gates masih menyempatkan waktunya untuk menulis pada blognya, Gatenotes.com. Salah satu tema yang ditulisnya adalah Management tips from a brilliant business leader. Sebuah pelajaran yang perlu direnungi.

Dalam tulisannya, Gates mengingatkan perlunya manajemen yang terukur dalam menjalankan bisnis. Dia mengatakan, seringkali anak muda terlalu terburu-buru dalam menbuat keputusan.

Gates sendiri mengalami sindrom optimisme berlebihan ini. Pada 1978, kala itu dirinya menjanjikan dapat menyelesaikan pemrograman Microsoft Basic dalam empat minggu untuk Intel. Sebuah janji yang berlebihan. Selain program rumit, Microsoft akan mempertaruhkan reputasinya kepada Intel jika gagal. Padahal jika mengajukan skala waktu yang lebih wajar, Intel akan tetap mengakomodirnya.

Akibatnya, benar saja Microsoft gagal memenuhi janjinya. Proyek harus mundur 2 pekan. Microsoft tidak dapat menyelesaikan pesanan Intel. Namun dari kegagalan ini, Bill mendapat hikmah lain. Intel mengirimkan Andy Grove, untuk mengasah kemampuan manajemen Bill Gates.

Dari lelaki yang sangat mahir ini, Bill kemudian belajar melihat bisnis dengan lebih objektif. Apa yang diajarkan oleh Andy sebagian kemudian diadopsi oleh Microsoft. Gates mengatakan apa yang diajarkan itu juga tersampaikan dalam buku Measure What Matters: How Google, Bono, and the Gates Foundation Rock the World With OKRs yang ditulis oleh John Doerr.

Bill mengatakan dalam buku ini, Doerr merinci perkembangan Microsoft dari tahun ke tahun. Termasuk bagaimana manajemen Microsoft membuat keputusan antara KPI dan visi besar yang menangkupi.

Ia mengingatkan sebuah KPI harus terukur. Sebuah hasil besar harus dapat terjangkau tanpa ada alasan kenapa gagal tercapai. Hasilnya gagal atau berhasil, tanpa alasan.

Add a Comment

Your email address will not be published.