Cara Mudah Pindah Faskes Tingkat Pertama BPJS Kesehatan

Hai temans apa kabarnya? Siapa nih yang sering terkendala saat harus menggunakan fasilitas dari BPJS Kesehatan? Hmmm, saya yakin beberapa di antara temans yang angkat tangan terkendala karena sering mobile dari satu kota ke kota lain kan? 🙂

Yess…. Selama ini urusan fasilitas tingkat pertama ini memang sedikit merepotkan. Sistem berobat berjenjang yang diterapkan BPJS Kesehatan mengharuskan setiap peserta yang mengalami gangguan kesehatan untuk berobat terlebih dahulu di fasilitas tingkat pertama yaitu puskesmas atau klinik. Artinya seseorang hanya boleh mendapat penanganan kesehatan ke fasilitas lanjutan seperti rumah sakit apabila sudah mendapat rujukan dari faskes tingkat pertama.

Hal lain yang membuat repot adalah bahwa peserta hanya boleh berobat pada faskes tingkat pertama yang sudah didaftarkan sebelumnya dalam sistem BPJS Kesehatan. Seseorang juga hanya boleh terdaftar pada satu faskes pertama.

Peserta hanya bisa memilih dan terdaftar pada puskesmas terdekat dari rumahnya atau pada klinik yang terdaftar dan sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Bila sudah terdaftar pada satu faskes maka ia hanya boleh berobat dan mendapatkan rujukan pada faskes yang sudah dipilih.

 

Bagaimana bila peserta  pindah tempat tinggal atau bepergian ke daerah lain? Apakah bisa berobat di faskes berbeda?

Bila tidak dalam keadaan darurat, maka jawabannya tidak. Sistem pada BPJS Kesehatan mengharuskan seseorang hanya bisa bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan tingkat pertama pada faskes tingkat pertama yang sudah dipilih. Inilah yang menurut saya membuat BPJS Kesehatan tak efektif.

Karena itu, tidak heran banyak peserta BPJS Kesehatan termasuk saya yang akhirnya lebih memilih berobat menggunakan biaya sendiri daripada harus pergi ke faskes rujukan terlebih dahulu.

Sejak menjadi peserta BPJS Kesehatan, saya termasuk orang yang dirempongkan akibat sistem faskes ini karena sudah dua kali pula berpindah rumah. Mulanya saya terdaftar untuk faskes pertama di Puskesmas Menteng Jakarta Pusat.

Setelah itu karena pindah ke Depok, suami pun melakukan perubahan administrasi untuk pindah faskes pertama ke Puskesmas Beiji Depok. Setahun kemudian kami pindah rumah ke Cikarang Bekasi dan lagi-lagi suami mengurus perpindahan faskes pertama untuk saya dan keluarga. Di Cikarang kami memilih salah satu klinik.

Sebenarnya ada banyak alasan yang membuat seseorang akhirnya berniat pindah faskes tingkat pertama. Tak melulu karena pindah domisili. Berikut beberapa alasan yang mungkin juga temans rasakan.

  1. Pindah Domisili
  2. Fasilitas Kesehatan tingkat pertama yang dipilih ternyata susah diakses karena berada jauh dari rumah. Padahal ada beberapa faskes 1 lain yang berada lebih dekat dan bisa dipilih
  3. Tidak puas dengan faskes tingkat 1 yang sudah dipilih.

Ya seringkali peserta memilih faskes tingkat 1 tidak berdasarkan survey terlebih dahulu. Biasanya hanya melihat dari daftar rujukan faskes yang disediakan oleh BPJS Kesehatan tanpa survey terlebih dahulu ke faskes yang sudah dipilih.

Sering terjadi, faskes yang sudah terlanjur dipilih ternyata tidak menyediakan layanan yang bisa memuaskan hati. Bisa jadi karena ruangannya yang kecil, dokter yang ada tidak ramah, atau karena jumlah antrian di faskes yang dipilih terlalu banyak seperti puskesmas.

  1. Peserta menemukan faskes tingkat 1 lain di sekitar yang memiliki fasilitas dan layanan lebih baik.

 

Beberapa alasan ini biasanya membuat seseorang ingin segera mengubah faskes tingkat pertama yang sudah dipilih. Sayangnya, proses pengubahan tak bisa instan. Selain itu pemindahan faskes tingkat pertama baru bisa dilakukan maksimal setelah 3 bulan.

Pindah tempat tinggal

Bila peserta BPJS kesehatan pindah tempat tinggal ke kota atau daerah lain untuk jangka waktu yang lama atau permanen, ada baiknya memindahkan faskes tingkat pertama ke daerah baru. Hal ini untuk mengantisipasi apabila ia membutuhkan penanganan medis ke rumah sakit untuk pengobatan rawat jalan.

Menetap untuk jangka waktu tertentu.

Bila memiliki rencana untuk menetap lebih dari 1 bulan disarankan untuk mengurus kepindahan faskes tingkat pertama. Hal ini karena BPJS hanya bisa menanggung biaya pengobatan untuk keadaan darurat. Namun, pengurusannya akan lebih sulit dan ribet karena membutuhkan surat keterangan domisili dari tempat tinggal baru.

contoh formulir pindah faskes BPJS Kesehatan

 

Syarat dan Prosedur Penggantian Faskes BPJS Kesehatan

Bila temans berencana memindahkan faskes tingkat pertama, maka syarat yang dibutuhan tidaklah sulit. Hanya perlu menunjukkan dua syarat

  • KTP asli
  • KK
  • Kartu peserta BPJS. Yang sulit adalah meluangkan waktu untuk mengurus dan repot ke kantor BPJS. J

Oiya, sekarang selain mengurus langsung ke kantor BPJS, perpindahan faskes juga bisa dilakukan melalui online. Temans tinggal mendownload aplikasi mobile BPJS Kesehatan yang bisa diunduh melalui Google Play Store.

Buat peserta karyawan biasanya perpindahan faskes akan dilakukan oleh bagian personalia atau SDM. Kita tinggal memberikan syarat pada mereka, lalu bagian personalia lah yang akan mengurus ke pihak BPJS.

Setidaknya terdapat 16 fitur yang bisa dimanfaatkan pada aplikasi Mobile JKN. Beberapa fitur yang tersedia adalah Fitur Pindah Faskes, Fitur Perubahan Identitas, dan Fitur Pindah Kelas. Fitur pada aplikasi Mobile JKN ini akan terus dikembangkan dan diperkaya dengan fitur-fitur lainnya, yang mengakomodir kebutuhan peserta agar kian menikmati pelayanan Program JKN-KIS yang berkualitas.

Berapa lama proses penggantian Faskes BPJS Kesehatan?

Berdasakan pengalaman saya dua kali mengurus perpindahan faskes tingkat pertama, waktunya tidak lama. Setelah semua syarat diserahkan ke SDM, bulan berikutnya, faskes saya dan keluarga sudah berpindah ke tempat baru.

Nah itu dia temans. Semoga berguna ya. Ingat, jangan lupa urus pindah faskes bila menetap cukup lama. Sayang kalau harus rogoh kocek sendiri padahal udah iuran tiap bulan. Ye kan.

Semoga temans dan keluarga senantiasa sehat ya.

Keep Writing

Keep Inspiring

 

 

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *