Milestone 2 Tahun DuniaBiza, My Blog My Journey

Siapa yang bisa menghentikan waktu? Tak ada. Kita hanya bisa menjalani dan memaknai.

 ***

Yup! Waktu memang terus berlalu tanpa harus kompromi dulu. Tanpa terasa dua tahun berlalu sejak DuniaBiza.com pertama kali mengudara. Itu artinya, sudah dua tahun pula saya menjadi full time moms, menepi dari dunia kerja. Rasanya baru kemarin ya temans. Ternyata eh ternyata sudah dua tahun saja.

Waktu dua tahun pun bergulir dengan segudang cerita. Selama dua tahun ini pula DuniaBiza.com telah meracuni saya dan juga keluarga. Racun ngeblog, racun berjejaring, dan racun untuk memperluas pertemanan. Bahkan, saking racun itu telah menyebar ke seluruh nadi keluarga, si sulung Bintang yang baru berumur 4 tahun sudah hapal dengan aktivitas saya.

Ya. Kalau ada yang bertanya mama kamu kerja apa, Bintang akan fasih menjawab.

“Kerja mama Blogger.”

“Apa itu blogger.”

“Kerja mama itu nulis-nulis, ngetik-ngetik, foto-foto, bikin video.”

Foto keluarga blogger

Seperti pernah ditulis pada postingan Milestone satu tahun, blog DuniaBiza.com yang tengah teman baca bukanlah blog pertama. Ketika 2009, saat blog belum sengehit sekarang saya sudah mulai menulis di blog. Tapi baru sebatas untuk diari dan berburu dolar lewat adsense. 🙂

Baca :Milestone Setahun DuniaBiza, Sebuah Transformasi 

Di tahun kedua perjalanan DuniaBiza, banyak hal terjadi di luar ekspektasi. Beberapa pencapaian, bahkan datang lebih cepat dari yang saya bayangkan. Benar-benar bersyukur dikelilingi orang-orang baik dan memiliki temans dunia maya yang luar biasa. Energi positif yang setiap hari lewat di time line media sosial menjadi racun dan penyemangat untuk tetap berkarya.

 

Serba Unpredictable di Tahun Kedua

Yess, tahun kedua memang beda. Bila di tahun pertama hanya ada dua batita, di tahun kedua tambah lagi satu anggota. Kehadiran Bayi Arsyad membuat kesibukan bertambah-tambah. Apalagi sampai sekarang  kami masih berlima saja, belum ditemani seorang asisten rumah tangga.

Teman bisa bayangkan bagaimana riuh rendahnya rumah dengan suara trio BiZA -Bintang, Zizi, Arsyad- yang ketiganya masih balita. Si sulung Bintang baru pertengahan November ini berusia 4 tahun. Saya bersyukur punya anak-anak yang kooperatif. Perjalanan DuniaBiza pasti akan berbeda tanpa andil mereka yang luar biasa.

Sejak kehadiran Arsyad, saya blasss… sama sekali tak bisa lagi menulis di siang hari. Waktu siang biasanya jam tidur Arsyad selang-seling dengan Bintang dan Zizi. Padahal di tahun pertama, saat Bintang dan Zizi tidur siang, saya masih bisa mencuri waktu untuk ngebut membuat artikel.

Sekarang, saat Bintang Zizi tidur siang, saat itu pula Arsyad bangun. Jadi, waktu terbaik untuk menulis hanya ada di malam atau pagi hari saat para krucil tidur. Itu pun kalau saya tidak ikutan terlelap. Hehe..

Biasanya dengan dalih istirahat, dan memberi tubuh kesempatan untuk rehat, saya pun ikut terlelap. Jadi harap maklum ya manteman, bila tahun ini postingan di DuniaBiza tak seperti tahun pertama. #tutupmuka. Tapi saya tak kecewa. Sebab menikmati proses adalah salah satu kesenangan. Akan ada masanya.

Pada tahun kedua ini kami sempat pula migrasi untuk beberapa waktu ke Semarang, Jawa Tengah ikut tugas suami. Perpindahan yang serba mendadak membuat kami harus beradaptasi secara cepat pula. Dan itu, banyak sedikit mempengaruhi ritme dalam ngeblog.

Dan, di tengah keterbatasan yang ada, saya harus sangat bersyukur karena masih saja ada hal tak terduga. Pencapaian yang terjadi di luar ekspektasi, lebih cepat dari kalkulasi. Semoga tahun ketiga nanti progressnya tetap berbanding lurus dengan pertambahan usia. Bisa lebih berguna dan memberikan manfaat untuk teman semua.

Berbagi Inspirasi #KitaBizaNgeblog

Salah satu hal yang patut saya syukuri adalah saat bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada beberapa temans. Tak lama setelah syukuran Ulang Tahun pertama DuniaBiza, saya membuka kesempatan untuk berbagi pengetahuan pada beberapa temans yang ingin membuat blog mulai dari nol. Kami lalu bergabung dalam grup diskusi online melalui Whatsapp grup.

Alhamdulillah saat itu ada dua grup online. Meski grupnya sudah bubar, beberapa temans masih sering diskusi melalui WA untuk ngobrol seputar blog. Melihat progress dan kemajuan blog dari temans satu grup membuat saya bahagia. Ilmu yang berguna walaupun secuil saja. Semoga nanti setelah kerempongan dengan krucils berkurang, bisa membuka kelas belajar bareng lagi.

 

Menjadi Juri Lomba Blog

Mendapat kesempatan menjadi juri lomba blog adalah pencapaian berharga di tahun kedua. Bila biasanya menjadi peserta, kali ini saatnya menilai. Tentu berbeda rasanya.  Sebenarnya ini bukanlah pengalaman pertama menjadi juri lomba tulis. Sebelumnya juga pernah, namun saat itu belum aktif lagi ngeblog.

Kesempatan menjadi juri dengan status bloger ini datang di awal tahun. Saat itu saya dihubungi Mba Audia Azani, teman blogger yang aktif di Komunitas Taruna Ngeblog. Setelah dijelaskan mengenai misi kegiatan, saya pun setuju. Dan ini menjadi capaian pembuka yang berkesan di awal tahun.

 

Menerima Anugerah, Bloger Wings Award 2017

Menerima anugerah Best Blogger pada Wings Bloger Award 2017 sama sekali tak pernah masuk bayangan saya. Apalagi saya memang tak pernah tahu ada kegiatan ini dan tak pernah pula mendaftarkan tulisan untuk menjadi penilaian. Tiba-tiba saja di hari pengumuman, saya mendapat colekan dari teman blogger di Media Sosial kalau terpilih menjadi Juara Pertama dalama Wing Blogger Award 2017.

Ternyata Wings Group memang rutin setiap tahun mengadakan Wings Bloger Award. Mereka memang tidak mengadakan lomba. Ternyata menurut keterangan panitia, mereka mengumpulkan sendiri data dan memilih tulisan dari para bloger yang pernah membuat tulisan mengenai aktivitas Wings Group yang berdampak sosial untuk masyarakat.

Dari situlah saya tahu ternyata saya dipilih karena pernah menulis mengenai salah satu sekolah binaan Wings di Bantar Gebang. Saat itu saya datang karena terpilih melalui komunitas Blogger Reporter meliput kegiatan CSR Wings di Bantar Gebang. Tak ada insentif, dan tak ada pula informasi tentang lomba saat melakukan peliputan dan penulisan.

Bisa melihat langsung aktivitas anak-anak di Bantar Gebang adalah sebuah pengalaman tak ternilai. Makanya, tanpa iming-iming apapun saya begitu bersemangat meliput dan menulis pengalaman di sana. Dan Allah Maha Mengatur Rencana.

Tulisan yang dibuat dengan hati, dan tak berharap pamrih apapun justru menemukan takdir yang tak disangka. Saat malam anugerah saya mendapat undangan untuk menghadiri acara. Namun, karena baby Arsyad masih bayi, dan karena memang tak mendapat bisikan apapun dari panitia tentang award, hanya undangan biasa untuk menghadiri acara, saya memilih untuk tak hadir.

Ternyata, justru malam itu nama saya dipanggil ke podium untuk mendapatkan award yang tak disangka-sangka. Award yang menjadi pelecut untuk berbuat lebih baik lagi di tahun ketiga ini.

Tulisan lengkap bisa dibaca di sini Mewujudkan Mimpi Sekolah Alam Bantar Gebang

 

Tetap Berprestasi dengan Tiga Balita

Yes. Kehadiran Arsyad mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan saya dan juga DuniaBiza.  Nyaris waktu buat ngeblog terpangkas banyak sejak Arsyad lahir. Belum lagi waktu yang terpakai untuk bermain dengan Zizi dan Bintang yang memang sedang semangat bereksplorasi.

Sempitnya waktu untuk menulis membuat saya jadi semakin jarang ikut meramaikan lomba blog di tahun kedua.Kalaupun ikut biasanya hanya pada beberapa lomba yang memang dikuasai materinya, dan itupun membuat saat mepet deadline. Karena proyek deadline, biasanya tulisan yang dibuat tak semaksimal tahun pertama.

Namun, di tengah keterbatasan alhamdulillah, takdir langit masih memberi saya kesempatan untuk menjadi pemenang dalam beberapa kompetisi. Beberapa di antaranya juara pada lomba tulis Agung Podomoro, pada lomba tulis MTF Loan, dan terakhir pada Lomba Blog Perusahaan Gas Negara.

Bersemangat Melihat Statistik Blog

Pencapaian lain yang membuat berbunga di tahun kedua adalah melihat statistik blog DuniaBiza.com yang bergerak naik. Saat tahun pertama, Domain Authority DuniaBiza baru di angka 24. Dan sekarang, setelah dua tahun mengudara DA DuniaBiza sudah naik menjadi 33 dengan Page Authority 45.

Angka 33/45 ini membuat saya jadi deg-degan setiap bulan. Menjadi merasa bersalah kalau tak optimasi blog setiap bulan. Apalagi berdasarkan pengalaman teman blogger lain, mempertahankan DA yang sudah di atas 30 jauh lebih susah dibanding saat menggenjot nilai. Menjaga untuk stabil dan tidak turun saja sudah luar biasa.

Selain DA, statistik kunjungan bulanan juga menjadi perhatian. Semoga di tahun ketiga nanti kunjungan minimal 1000 per hari bisa dipertahankan dan ditingkatkan.

 

Melejitkan Performa Blog di Tahun Kedua

keunggulan Top Domain Level net com
Asyiknya ngeblog di tahun kedua

Beberapa teman ada yang bertanya melalui pesan pribadi. “Mba bagaimana caranya tetap ngeblog dengan 3 balita?” atau “Mba blognya masih baru kok bisa DA nya langsung tinggi.” Atau ada juga yang begini “Mba bagaimana sih caranya agar blognya bisa dilirik advertiser.”

Sebenarnya, dibanding teman-teman lain yang lebih senior, pencapaian DuniaBiza di tahun kedua ini belum ada apa-apa. Apalagi saya juga tak piawai dalam bermain grafis seperti trend yang sekarang lagi naik daun di kalangan blogger. Begitupun urusan koding yang masih serba otodidak.

Dua tahun mengelola DuniaBiza.com saya masih mengandalkan kekuatan tulisan. Content is a King, dan percaya bahwa setiap tulisan akan menemukan takdirnya.  Barangkali, nanti bila anak-anak sudah agak besar saya bisa meluangkan waktu untuk memperdalam ilmu desain. 🙂

 

Bagaimana cara meningkatkan statistik blog?

Saya setuju tak ada yang instan. Semua berproses untuk menemukan titik keseimbangan. Tapi saya percaya bahwa waktu bukanlah tolak ukur utama dalam berprestasi, melainkan seberapa keras kita berusaha dan belajar. Jadi tak peduli apakah kita baru, setahun, tiga tahun, lima tahun, sepuluh tahun atau lebih menekuni satu bidang, selama mau belajar, berproses, dan meningkatkan kapasitas pasti akan mendapatkan manfaat.

Begitu juga dalam hal ngeblog ini. Sejak pertama kali mengudara, November 2015 sampai sekarang, saya masih setia menjadi murid dan pembelajar. Mendengar dengan takzim penjelasan teman-teman mengenai trik optimasi blog. Belajar dari berbagai artikel cara optimasi tulisan di mesin pencari, dan kiat meningkatkan statistik blog.

Ilmu yang didapat, saya coba terapkan satu persatu untuk DuniaBiza.com. Berikut beberapa hal yang dilakukan dan barangkali juga bisa temans coba untuk sama-sama melejitkan blog kita.

  •           Menerapkan SEO sederhana di setiap artikel. Agar artikel mudah terindeks selain menggunakan SEO sederhana, perlu juga memperhatikan kalimat yang dipakai. Kalimat yang singkat dan padat akan mempermudah artikel terindeks.

Membuat : Membuat Kalimat Efektif 

  •           Setia memberi makan si Mbah
  •           Memperkuat Backlink
  •           Memperkuat jejaring dan pertemanan
  •           Tetap menyempatkan ikut lomba blog

Lebih lengkap mengenai langkah-langkah mudah-mudahan bisa teman baca dalam waktu dekat melalui artikel terpisah. Saya akan menyiapkan postingan untuk tiap-tiap poin. 🙂

Dan. Di atas semua hal, bagian terpenting dari seluruh rangkaian adalah menjaga dan memperkuat jejaring dan pertemanan. Bagi saya, pertemanan baik maya dan nyata dengan sesama teman blogger adalah anugerah yang perlu terus dijaga.

Karena itu, hingga kini, saya masih terus belajar dan berusaha menjaga agar komunikasi dengan teman-teman blogger tetap menyala. Apalah artinya blog DuniaBiza.com tanpa teman-teman yang begitu berharga. 🙂

Finally. Memasuki tahun ketiga DuniaBiza.com saya berharap bisa berkontribusi lebih baik dalam dunia blogging tanah air. Berharap bisa memperluas pertemanan dan jejaring agar bisa memberi manfaat lebih banyak lagi untuk masyarakat.

Oiya, seperti sudah ditulis sebelumnya, di awal tahun ketiga ini saya berencana membuat beberapa postingan mengenai tips blogging seperti memperkuat backlink, SEO sederhana, dan optimasi artikel di mesin pencari. Barangkali, bila teman punya request materi yang mau digali dari DuniaBiza, silakan sampaikan di kolom komentar ya. Bila memungkinkan nanti akan saya buatkan postingannya agar kita bisa belajar bersama.

Mari bertumbuh bersama…

Keep writing

Keep inspiring

🙂

 

22 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *