IWIC 11 dan Impian Menjadi Best Mama di Era Serba Digital

 

Menjadi ibu rumah tangga di era serba digital seperti sekarang rasanya pasti jauh berbeda ya dibanding zaman orang tua kita dulu. Apalagi dengan segala kelimpahan informasi yang berseliweran di jagad maya.

Saya sendiri merasakan banyak manfaat dari kelimpahan informasi itu. Kalau ada masalah sedikit saja dalam mengurus rumah tangga terutama mengenai tumbuh kembang si kecil, pasti langsung nyari informasi di dunia maya. Misalnya, kenapa si kecil gumoh, bagaimana cara menstimulasi bayi agar bisa merangkak. Atau pertanyaan-pertanyaan remeh temeh lain mengenai tumbuh kembang anak.

Untuk urusan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari saya juga termasuk yang merasakan manfaat hidup di zaman serba digital. Bila sedang malas masak dan ingin makan enak, saya tinggal pesan makanan lewat aplikasi pemesanan makanan online. Bila sedang ingin pijat juga ada layanan pesan pijat online. Begitupun bila ingin hidup sehat, ada aplikasi yang membantu untuk menerapkan pola hidup sehat.

 

“Di era serba digital,  butuh kejelian dan kecermatan dalam menyaring berbagai informasi ”

 

Mengasuh tiga balita sendiri dan jauh dari keluarga besar memang mengharuskan saya untuk mandiri. Berpikir cepat dan menjadi problem solving untuk masalah tumbuh kembang anak-anak. Sayangnya meski ada banyak informasi yang beredar di dunia maya, saya tetap harus pintar memilah-milah. Tak semua informasi yang tersedia di dunia maya terjamin kebenaranannya.

Selain itu, setiap anak biasanya beda pula tumbuh kembangnya. Ketika saya mencari informasi mengenai stimulasi anak untuk bicara, biasanya akan muncul berbagai informasi dengan latar belakang berbeda. Ada yang saat usia 18 bulan sudah mulai bisa bicara, ada yang 24 bulan dan bahkan ada yang sudah 36 bulan belum bisa merangkai dua atau lebih kata.

 

Bintang, Zizi dan Arsyad

 

Kalau dipikir-pikir, setiap anak memang memiliki tumbuh kembang yang berbeda. Setiap anak unik. Tak perlu jauh-jauh mencari contoh. Trio Kricils –Bintang-Zizi-Arsyad- juga menunjukkan hal itu. Misalnya, Bintang waktu bayi tidak melewati fase merangkak. Dari duduk ia langsung merembet, berdiri dan jalan. Zizi anak kedua sudah bisa merangkak pada saat 7 bulan dan mulai merembet berdiri saat usia 8 bulan. Sedangkan Arsyad saat usia 9 bulan sudah bisa apa? Hahaaa, dia sudah bisa merayap tentara, dan bukan merangkak. 🙂

Uniknya tumbuh kembang si kecil ini membuat saya berpikir, barangkali akan lebih baik bila seluruh hal tentang tumbuh kembang anak ini bisa direkam dan dicatat dengan tertib secara digital dalam sebuah aplikasi. Memang sebelumnya ada baby journal, namun bentuknya hard dan berupa buku yang berpotensi hilang. Sedangkan bila tersimpan secara digital datanya bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.

Saya membayangkan sebuah aplikasi bernama BestMama yang membantu para orang tua muda dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menjadi sahabat untuk curhat, menjadi tempat bertanya dan menjadi tempat setia untuk berbagi cerita terkait pertumbuhan si kecil.

 

Mimpi Punya Sahabat Baru Aplikasi BestMama

 

Semakin saya flashback mengenai perkembangan si kecil semakin saya yakin bahwa perlu adanya aplikasi pencatat tumbuh kembang anak dan sekaligus berisi berbagai informasi mengenai tumbuh kembang si kecil.  Jadi bisa menjadi sahabat bagi para urban mama untuk berbagi momen perkembangan si kecil sekaligus tempat bertanya banyak hal.

Apalagi untuk orang tua yang punya beberapa anak dengan jarak berdekatan pula seperti saya. Saking banyaknya hal yang harus diingat dari setiap millestone pertumbuhan mereka, bukan tak mungkin saya jadi ketukar-tukar. Karena itu saya percaya para urban mama seperti saya butuh satu aplikasi yang bisa mencatat setiap tumbuh kembang bayi sekaligus aplikasi yang memberi beragam informasi mengenai tahap tumbuh kembang bayi.

 

Secara sederhana, berikut beberapa manfaat dari aplikasi tumbuh kembang

  • Bisa mengarsip setiap progress yang ditunjukkan si kecil. Misalnya mencatat kata apa saja yang dia ucapkan hari itu, apa saja hal baru yang ia lakukan di hari itu. Termasuk juga mencatat apabila ada penyimpangan perilaku yang ditunjukkan anak.
  • Mengetahui tahapan perkembangan bayi secara lebih pasti.
  • Memudahkan para mama untuk menjelaskan riwayat tumbuh kembang anak saat berkunjung ke rumah sakit untuk pemeriksaan si kecil
  • Memudahkan para mama dan menentukan pola asuh yang tepat untuk si kecil

 

Fitur unggulan apa saja yang perlu ada dalam aplikasi BestMama?

  1. Journal tumbuh kembang

Fitur ini memberi keleluasan pada orang tua untuk mencatatkan semua hal terkait perkembangan si kecil. Jurnal sebaiknya berbentuk harian yang bisa diisi orang tua setiap hari seperti kata apa saja yang baru diucapkan anak dan kemampuan apa yang baru ia tunjukkan di hari itu.

Nanti fitur akan secara otomatis membuat rekap mingguan/bulanan mengenai pencapai si kecil selama sebulan terakhir. Rekap ini akan memudahkan orang tua memantau perkembangan si kecil apakah masih normal atau sudah terjadi penyimpangan dan masuk kategori redflag

 

  1. Info Tumbuh Kembang

Berisi segala informasi umum yang dibutuhkan orang tua terkait tumbuh kembang anak. Misalnya tentang grafik pertumbuhan anak sesuai standar WHO, periode tumbuh kembang anak, tahap umum perkembangan kemampuan bayi.

 

  1. Jadwal imunisasi dan jadwal kunjungan dokter

Berisi informasi mengenai kalender imunisasi dan juga berisi catatan jadwal imunisasi dan kunjungan dokter berikutnya. Fitur akan membantu mengingatkan orang tua sehari sebelum kunjungan. Model pengingat juga bisa diatur sesuai kebutuhan orang tua bisa juga sepekan sebelum jadwal.

 

  1. Info dokter, RS dan klinik

Fitur ini berisi informasi mengenai rumah sakit, klinik dan dokter anak terdekat seperti lokasi, jam buka, dan jadwal dokter. Aplikasi ini berguna saat orang tua dan anak sedang bepergian ke luar kota. Bila terjadi hal mendadak yang membuat si kecil harus dibawa ke rumah sakit atau klinik, saat berada di kota baru, orang tua akan mendapat bantuan dari aplikasi mengenai info rumah sakit terdekat yang bisa dikunjungi.

 

  1. Mommy Notes

Fitur ini berisi ruang bagi para orang tua terutama mama untuk menceritakan hal-hal menarik seputar tumbuh kembang si kecil. Bisa juga untuk menyimpan foto-foto si kecil. Semacam album dan journal yang bisa menjadi kenangan saat si kecil tumbuh besar.

Selain itu di fitur ini bisa digunakan untuk membuat rencana berakhir pekan atau liburan bersama si kecil. Juga bisa membuat rencana permainan dan kejutan.

Duh, membayangkan punya aplikasi yang begitu komplit, membantu rasanya sepertinya menemukan sahabat baru. Sahabat yang mengerti kebutuhan mama masa kini.

Lalu sudahkah ada aplikasi ini? Nah itu dia. Aplikasi BestMama ini baru sebatas imajinasi saya. Saat ini memang ada aplikasi pemantau tumbuh kembang si kecil yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bernama aplikasi PRIMA. Namun fiturnya belum selengkap aplikasi yang saya dambakan.

Seandainya aplikasi seperti BestMama bisa diwujudkan, wuaaa sudah pasti saya bakalan suka dan jatuh cinta.  Para mama muda yang sudah barang tentu juga akan membutuhkannnya.

 

Mewujudkan Aplikasi Impian di IWIC 11 

event IWIC 2017

 

Eittsss, tapi tunggu dulu. Ide Aplikasi BestMama yang ada di kepala sepertinya sayang untuk dibiarkan mengendap begitu saja. Kebetulan beberapa waktu lalu seorang sahabat blogger memberi tahu saya kalau Indosat Ooredoo akan menggelar Indosat Ooredoo Wirelles Innovation Contest ke 11 pada pertengahan November ini. Salah satu kegiatan di IWIC ini adalah menjaring ide dari berbagai lapisan masyarakat terkait aplikasi baru yang ingin diwujudkan.

Sederhananya, IWIC adalah lomba membuat ide aplikasi mobile (Mobile apps). IWIC sudah digelar sejak 2006 untuk memotivasi masyarakat Indonesia untuk menjadi inisiator, ideator dan pencipta aplikasi mobile sehigga tidak hanya menjadi pengguna.

Lomba ide mobile apps tidak hanya terbuka untuk developerd professional tetapi juga untuk anak-anak, siswa, orang tua, karyawan. Apapaun idenya, bisa dituangkan dalam program IWIC 11 ini.

 

Setidaknya, berikut enam alasan kenapa saya harus ikut IWIC

 

Nah, berhubung saya punya ide aplikasi yang dibutuhkan, gak ada salahnya saya ikut mendaftar. Apalagi persyaratan pendaftaran juga gampang. Tinggal isi formulir dan menjelaskan gambaran singkat aplikasi yang ingin dibuat.

Buat temans yang punya ide aplikasi impian juga bisa lho ikutan. Aplikasinya bisa disesuaikan dengan minat masing-masing. Bisa traveling, hiburan, minat khusus, jasa dan layanan bisa juga menampung ide-ide seputar kebutuhan sehari-hari. Untuk pendaftaran silakan klik ini ya. 

Selain lomba membuat ide mobeli apps, pada IWIC 11 kali ini juga digelar Hackaton IWIC. Pada Hackaton, setiap peserta akan berlomba membuat aplikasi impian dalam waktu 24 jam. Jadi tak hanya ide, pada Hackaton juga diuji kemampuan dalam menciptakan aplikasi.

Pembuatan aplikasi selama Hackaton IWIC akan lebih mudah karena adanya API (Application Programming Interface) Indosat Ooredoo yang memberikan akses lebih cepat terhadap sebuah aplikasi untuk dapat berinteraksi dengan pengguna. Buat yang ikutan ada hadiah total 60 juta untuk tiga tim pemenang.

Jadi bagaimana temans, tertarik untuk ikut yang mana? Mau ikut IWIC 11 atau Hackaton 2017?

Yang mana aja, kalau saya ikut IWIC deh… 🙂

Doakan bisa jadi finalis ya. Dengan begitu ide aplikasi Best Mama bisa dilirik, siapa tahu ada investor yang mau mendanai. Jadi para mama muda dan orang tua akan lebih terbantu dalam memantau tumbuh kembang si kecil.

 

Selamat menuangkan ide

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published.