60 Tahun Astra, Menginspirasi Hingga ke Batas Negeri

60-tahun-astra-internasional

“Kami menandai pencapaian di bidang lingkungan dan tanggung jawab sosial melalui kontribusi konsisten yang kami lakukan dalam berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan fokus program pada empat pilar, yaitu: Pendidikan, Lingkungan, Income Generating Activity (IGA), dan Kesehatan.”

Prijono Sugiarto

Presiden Direktur Astra Internasional

***

Bangunan bercat kuning berdiri gagah di tengah perumahan Trias RW 21 Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Ketika saya menginjakkan kaki di sana, Senin, akhir November lalu, beberapa murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tengah duduk di beranda. Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul sebelas siang.

Bangunan  itu dulunya adalah pos RW. Sekarang sudah disulap menjadi multifungsi. Selain pos RW juga ada ruangan untuk posyandu, dan ruangan untuk Pendidikan Anak Usia Dini Sari Melati IV. Renovasi besar-besaran dilakukan sekitar dua tahun lalu lewat bantuan dari Koperasi Astra.

“Dulu bangunannya sederhana sekali. Dinding batako belum diplester, tidak terlalu nyaman untuk proses belajar mengajar,” ujar Bu Dina, salah seorang pengajar PAUD Sari Melati.

Sebelum renovasi, PAUD Sari Melati beroperasi dengan serba terbatas. Minimnya ruangan membuat anak-anak harus belajar secara bergantian. Sekarang, selain ruangan yang luas, fasilitas belajar dan permainan untuk anak-anak juga sudah banyak.

Menurut Bu Dina, selain bantuan fisik berupa bangunan dan fasilitas bermain, kehadiran Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan Astra Internasional melalui Koperasi Astra juga telah memberi manfaat lain. Beberapa waktu lalu beberapa guru dari PAUD Sari Melati diberi kesempatan mengikuti training yang difasilitasi Astra Group.

“PAUD kami juga dijadikan percontohan oleh Astra Group untuk pengembangan bantuan PAUD di daerah lain.”

 

Gedung PAUD Sari Melati yang terdapat di Balai RW 21 Perumahan Trias
Gedung PAUD Sari Melati yang terdapat di Balai RW 21 Perumahan Trias

 

Tak hanya pembangunan PAUD, renovasi total bangunan pos RW juga berdampak  untuk Posyandu yang ada di sana. Sekarang ruang posyandu menjadi lebih luas dengan beragam fasilitas.

Ibu Siti Zainab, salah seorang pengurus Posyandu mengatakan sebenarnya Koperasi Astra sudah lebih dulu mendampingi Posyandu dibanding PAUD. Hanya saja untuk renovasi dilaksanakan sekaligus. Selain pembangunan fisik, Koperasi Astra juga  terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di Posyandu.

“Tiga bulan terakhir malah Koperasi Astra turut membantu Posyandu berupa program Pemberian Makanan Tambahan untuk bayi dan balita yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ujar Bu Siti.

Saya melihat raut bahagia di wajah Bu Siti saat ia bercerita mengenai kontribusi Astra di sana. Ia beruangkali berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan Koperasi Astra untuk warga di perumahan Trias.

Bahkan menurut Bu Siti, Koperasi Astra turut mendampingi sejumlah program yang digagas oleh kader Posyandu. Hasilnya, pada 2015 lalu Posyandu Trias menjadi posyandu terbaik kedua pada lomba Posyandu se Kabutapen Bekasi.

 

posyandu-trias-bantuan-koperasi-astra

Ibu Fati Hendrayani, Pimpinan Koperasi Astra, seperti dikutip dari situs resmi pemerintah Kabupaten Bekasi, pada saat penyerahan bantuan PAUD, November tahun lalu mengatakan bahwa bantuan posyandu dan PAUD merupakan wujud kepedulian Astra terhadap masyarakat.

“Sebagai bagian dari masyarakat kami merasa terpanggil untuk turut berperan aktif dalam mensukseskan gerakan sosial terutama bidang pendidikan dan kesehatan di tengah masyarakat,” ujar Bu Fati.

 

Inisiasi Pendirian Bank Sampah Trias Peduli

 

Wujud komitmen Koperasi Astra turut serta dalam membangun negeri tak hanya di bidang pendidikan dan kesehatan. Di perumahan Trias, Koperasi Astra kemudian menginisiasi berdirinya Bank Sampah Trias Peduli. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan.

Ketua Bank Sampah Trias, Bu Yatini SK mengatakan, selain menambah kepedulian, program Bank Sampah juga membantu ekonomi warga.  Dengan program ini, masyarakat diminta memilah sendiri sampah rumah tangga yang bernilai ekonomi.  Setelah itu sampah akan dikumpul setiap dua minggu sekali.

“Nanti akan ditimbang, dan uangnya dikumpul berupa tabungan yang suatu saat bisa diambil warga. Untuk tabungan ini setiap peserta bebas menggunakan kapan saja,” ujar Bu Yatini.

 

bank-sampah-trias-peduli-koperasi-astra

Program Bank Sampah Trias Peduli menurut Bu Yatini baru berjalan sekitar tiga bulan. Namun, antusiasme warga untuk turut mensukseskan program sudah terasa. Saat ini terdapat sekitar 130 peserta aktif.

Sejak awal pelaksanaan program, menurut Bu Yustini masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran Koperasi Astra. Pada tahap awal mereka memberi pendampingan mengenai program. Kemudian, Koperasi Astra membuatkan buku tabungan untuk memudahkan pengelolaan keuangan dan manajemen Bank Sampah Trias Peduli.

Ketika siang itu saya berkeliling di komplek perumahan, saya mendapati lingkungan bersih dan nyaman. Di hampir setiap rumah terdapat karung atau bak sampah penampung sampah kering yang akan dijual.

Beberapa warga yang saya temui juga antusias menceritakan program Bank Sampah Trias Peduli ini. Mereka berharap agar ke depan Bank Sampah tak hanya menampung sampah kering tetapi juga sampah basah yang bisa diolah lagi menjadi kompos.

Pak Cecep, Seklur Wanasari
Pak Cecep, Seklur Wanasari

Berbagai program yang dilakukan Koperasi Astra di Perumahan Trias juga disambut baik oleh pemerintah setempat. Hal itu tercermin dari pernyataan Sekretaris Kelurahan Wanasari, Cecep Sumita Agung saat saya temui di kantor lurah Wanasari siang itu.

Menurut Pak Cecep  program CSR yang sudah dirasakan masyarakat perumahan Trias merupakan langkah nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Ia berharap program itu terus berkembang dan bahkan bisa dilaksanakan dalam lingkup yang lebih luas dan tidak hanya di perumahan Trias saja.

Pak Cecep berharap agar program serupa menjadi contoh dari perusahaan lain untuk turut berbakti dan peduli terhadap masyarakat. Apalagi menurut dia, di sekitar kelurahan Wanasari terutama Kabupaten Bekasi terdapat banyak perusahaan besar. “Semoga ke depan program dari Grup Astra ini juga diikuti oleh perusahaan lain yang ada di Bekasi,” ujar Pak Cecep.

 

4-pilar-csr-astra

Bantuan yang diterima masyarakat Trias Kelurahan Wanasari, boleh jadi merupakan program CSR dari Koperasi Astra. Namun, program ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program CSR Astra secara keseluruhan. Kegiatan CSR dari Koperasi Astra merupakan entitas yang tak dapat dipisahkan karena ada unsur pengabdian terhadap masyarakat.

Koperasi Astra didirikan pada 25 Juni 1990  dan merupakan koperasi primer nasional dengan fungsi induk bagi koperasi unit dan cabang group Astra.  Koperasi Astra mengemban misi mengembangkan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan karyawan, serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan di lingkungan kelompok Astra.

 

Menginspirasi Hingga ke Batas Negeri

Kontribusi sosial grup Astra Internasional melalui Koperasi Astra di perumahan Trias, Wanasari, Bekasi hanyalah contoh kecil saja. Sejak berdiri pada 1957 hingga kini Astra sudah mengeluarkan beragam program pemberdaayan masyarakat. Hal ini sejalan dengan filosofi perusahaan yang tertera dalam Catur Dharma yang menjadi i 4 pilar CSR Astra Internasional yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan.

Setelah 60 tahun berdiri, Astra Group turut terlibat dalam program pemberdayaan di seluruh pelosok negeri. Tak hanya di perkotaan atau areal sekitar perusahaan saja. Bahkan hingga ke wilayah terluar, dan perbatasan. Dalam pelaksanaan program, CSR, Astra Group lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat.

 

sebaran-csr-astra-internasional
Peta Lokasi sebaran CSR Astra Internasional. Sumber : Laporan Tahunaan 2015 AStra

 

Salah satu kontribusi Astra Group terhadap sosial masyarakat adalah  pelaksanaan program GenerAKSI Sehat Indonesia (GSI) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lau. Rote Ndao merupakan pulau paling selatan Indonesia. Melalui program GSI ini, Astra menyerahkan bantuan kacamata pada 2 ribu anak yang berada di Rote Ndao.

Berdasarkan informasi di situs resmi Astra, selain di Rote, bantuan kacamata juga diberikan pada 2 ribu anak di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dan 2 ribu anak di Kabupaten Talaud Sulawesi Utara. Dengan begitu,  sejak 2014 Astra Grup telah menyalurkan hingga 15 ribu kacamata melalui program GenerAksi Sehat Indonesia.

Saat penyerahan bantuan kacamata, Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International, Bapak Pongki Pamungkas mengatakan program GSI bertujuan mengajak masyarakat melakukan AKSI SEHAT. Melalui pemberian kacamata, Pak Pongki berharap kualitas penglihatan anak-anak di wilayah perbatasan menjadi lebih baik  sehingga bisa menyongsong masa depan lebih cemerlang.

Lebih jauh Pak Pongki mengatakan bahwa program GSI merupakan perwujudan dari visi pendiri Astra, Pak William Soeryadjaya. Visi itu tertuang dalam filosofi Astra, Catur Dharma, butir pertama.

Berdasarkan Laporan Tahunan Astra Internasional 2015, dalam mengembangkan program Catur Dharma ini, Astra berinisiatif memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan semangat Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia.

“Astra senantiasa berkontribusi dalam pembangunan melalui bisnis dengan tanggung jawab sosial berlandaskan filosofi Catur Dharma Astra yaitu ‘Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara’,” ujar Pak Pongki seperti dikutip dari Laporan Tahunan Astra Internasional 2015.

 

Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek (tengah), Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas saat penyerahan bantuan kacamata di Rote Ndao. foto : Astra.co.id
Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek (tengah), Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas saat penyerahan bantuan kacamata di Rote Ndao. foto : Astra.co.id

 

Komitmen Astra Group dalam memberikan kontribusi terhadap sosial masyarakat juga dibuktikan dengan pendirian sembilan yayasan di bawah naungan PT Astra International Tbk. Kesembilan yayasan ini merangkul seluruh pemangku kepentingan Grup Astra baik internal maupun eksternal.

Setiap Yayasan melaksanakan peran dan tanggung jawab sosial dalam ruang lingkup berbeda. Dalam melaksanakan programmnya, Astra dan yayasan-yayasan terus berkoordinasi untuk perencanaan dan pelaksanaan program  sehingga bisa mendatangkan hasil maksimal dan tepat sasaran untuk masyarakat.

 

9-yayasan-astra-group

9 Yayasan di bawah naungan Astra Group

  1. Yayasan Toyota Astra (YTA)

Didirikan pada 1974 oleh PT Astra International Tbk dan PT Toyota Astra Motor. Memiliki visi dan misi turut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui program penyediaan bantuan dana dan pembiayaan untuk kegiatan pendidikan, riset dan pengembangan ilmu sains dan teknologi, bantuan alat peraga pendidikan dan buku-buku, terutama teknologi otomotif.

  1. Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA)

Didirikan pada 1980 oleh pendiri Astra, Bapak William Soeryadjaya. Mengemban misi pembinaan dan pengembangan UMKM di tanah air. Juga sebagai perkuatan value chain usaha Astra melalui program pemberdayaan atau Income Generating Activity (IGA) masyarakat di sekitar operasional Astra.

  1. Yayasan Pendidikan Asta Michael D. Ruslim (YPAMDR)

Didirikan pada 2009 dengan nama yayasan Astra Bina Pendidikan. Pada tahun 2010 berganti nama menjadi Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim untuk menghormati Presiden Direktur Astra, Bapak Michael D. Ruslim. YPA-MDR memiliki visi membantu sekolah yang berada di daerah prasejahtera.

  1. Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI)

Didirikan pada 1995 dengan nama Yayasan Federal Bina Ilmu membawahi Akademi Teknik Federal oleh PT Federal Motor yang saat ini bernama PT Astra Honda Motor. Seiring dengan perkembangan bisnis Yayasan Federal Bina Ilmu berubah menjadi Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) dan Akademi Teknik Federal menjadi Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra). Mengemban misi menyelenggarakan institusi pendidikan yang profesional dalam bidang teknologi, khususnya pada bidang yang terkait otomotif dan sumber daya alam,

  1. Yayasan Amaliah Astra

Didirikan pada 200. Memiliki misi membangun Intellectual Quotient (IQ), Emotional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient melalui kegiatan di bidang sosial-keagamaan. Tujuannya agar karyawan muslim Astra menjadi muslim yang profesional dan masyarakat di sekitarnya memiliki ketaatan beragama.

  1. Yayasan Astra Honda Motor (YAHM)

Didirikan pada 1995 sebagai organisasi sosial yang mandiri. Misi utama mendukung kehidupan masyarakat di bidang pendidikan dan sosial. Program berupa pemberian beasiswa bagi siswa prasejahtera, pembangunan fasilitas pendukung untuk institusi pendidikan, edukasi masyarakat tentang keselamatan di jalan, program pelestarian lingkungan hidup serta kegiatan amal untuk berbagai aktivitas sosial budaya, dan bencana alam.

  1. Yayasan Karya Bakti United Tractors (YKB UT)

Didirikan pada 2008. Memiliki visi “Menjadi lembaga pendidikan keterampilan mekanik dan operator alat-alat berat terbaik di dunia.” Melalui UT School (YKB UT) menjadi wadah pelaksanaan program pendidikan yang secara intensif mempersiapkan operator dan mekanik alat berat yang professional dan terampil sesuai persyaratan internasional.

  1. Yayasan Astra Agro Lestari

Didirikan pada 2010. Memiliki visi menjadikan salah satu sekolah terbaik di wilayah operasional perkebunan. YAAL berkomitmen memberikan pendidikan yang lebih baik bagi keluarga karyawan dan masyarakat sekitar serta menghasilkan siswa-siswi lulusan dengan prestasi akademik yang baik, inovatif, berkarakter, peduli terhadap kesehatan, keselamatan dan lingkungan.

  1. Yayasan Insan Mulia Pama (YIMP)

Dibentuk pada 2014. Visi utama memberikan kontribusi positif bagi perkembangan perusahaan dan masyarakat melalui pembentukan karakter karyawan yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia. Fokus program Yayasan Insan Mulia Pama yaitu melakukan pengelolaan terhadap infak, zakat, shadaqah, penyelenggaraan dakwah dan kajian serta penyelenggaraan program sosial kemasyarakatan.

 

60-tahun-astra

Dan kini, Astra telah menetapkan tujuan bagi Perusahaan pada tahun 2020 bisa menjadi ‘Kebanggaan Bangsa’. Karena itu Astra terus membangun reputasi sebagai perusahaan yang memiliki produk dan jasa yang berkualitas. Sebagai perusahaan, Astra juga bersiap bersaing di pasar domestik, regional, dan global.

“Kami ingin  kehadiran Astra dapat memberikan manfaat berupa kontribusi sosial berkelanjutan yang dapat menjadi inspirasi dan legacy yang membanggakan bagi bangsa Indonesia,” ujar Pak Pongki.

***

Referensi :

  1. www.bekasikab.go.id
  2. Astra.co.id
  3. Laporan tahunan 2015 Astra Internasional

 

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published.