Cara Mudah dan Asyik Menjadi Ratu di Jalanan ala QueenRides

Jadi Ratu Jalanan aman dan nyaman Queenrides

Menjadi ratu di jalanan, tentu saja sesuatu yang mengasyikkan bukan?

Tapi jangan salah lho. Untuk bisa menjadi Ratu Jalanan temans tak harus berdandan dan bertingkah bak ratu yang maunya menang sendiri. Temans hanya perlu melakukan langkah mudah, yaitu menjadi pengendara yang baik.

***

Sabtu, akhir Oktober lalu, saya merasa menjadi orang paling beruntung se dunia. Hihi, kok segitunya sih. Lebay ah. Eitsss, serius ini bukan lebay, karena saya memang mendapat berkah bertubi-tubi.

Pertama, di pagi hari bisa bertemu dengan teman-teman blogger, para mamah mudah yang semangat menulisnya terus menyala. Cerita pertemuan luar biasa bisa temans baca di sini (baca : Asyiknya Kopdar dan Ngobrolin Social Shopping)

Sore harinya, saya berkesempatan mengikuti Ngopi Cantik  #WomenRideSafe bersama QueenRides. Itu lho temans, start up yang konsern dalam mensosialisasikan pentingnya berkendara aman bagi perempuan. Acara diadakan di Grand Metropolitan Mall Bekasi.

Ketika tahu ada event kece ini, saya sudah langsung bersemangat untuk mendaftar. Apalagi ketika makmin Komunitas Emak Blogger menyampaikan kalau saya menjadi salah satu blogger yang terpilih jadi peserta. Saya senang lantaran yakin bakal banyak dapat ilmu keren yang bisa dibagi untuk pembaca Dunia Biza melalui acara ini.

Dan ketika hari H, meski diuji ceileee dengan berbagai cobaan tekad saya untuk hadir di acara ini tak surut sedikitpun. Mulai dari drama kereta yang tersendat hingga ngaret lebih dari sejam, sampai hujan-hujanan dan menempuh banjir saat menuju lokasi acara. Memang, hujan deras yang mengguyur Bekasi sesiang itu telah membuat banjir merajalela di mana-mana.

 

serunya acara ngopi cantik, foto: Queenrides.com
serunya acara ngopi cantik Queenrides

Saat menginjakkan kaki di lokasi acara, duh senangnya bukan main. Para peserta Ngopi Cantik, para QueenRiders yang hadir dengan kostum casual nan cantik membuat suasana menjadi asyik. Ya iya dong harus cantik, namanya juga acara #Ngopi Cantik. J  Dan lebih penting lagi, acara #WomenRideSafe ini ingin menyebar semangat agar setiap perempuan bisa menjadi Ratu di Jalanan.

So, apa saja sih yang penting kita tahu agar bisa menjadi Ratu Jalanan ini?

  1. Safety Driving

Safety Driving ini meliputi segala aspek yang diperlukan agar aman selama berkendara. Keywordnya ada pada kematangan diri dalam berkendara. Ya bisa kendaraan roda dua, ataupun kendaraan roda empat. Termasuk juga kendaraan roda 6 atau 8. Hihii, ya kali aja ada temans yang berprofesi sebagai sopir bus atau operator alat berat. Ya ga.

Sayangnya, saat saya datang, mas Rio Octaviano, dari Badan Kehormatan Road Safety Association Indonesia baru selesai menyampaikan pidato pembuka. Jadinya, saya ketinggalan deh materi Driving Tips dari dia. Untungnya saya masih bisa menyimak tips-tips Safety Driving Mas Rio dari akun media sosial sesame peserta.

Intinya sih Mas Rio bilang bahwa untuk menjadi pengendara yang baik, kita harus menguasai tiga hal. Mengerti aturan, punya kemampuan, dan punya attitude yang baik saat berada di jalanan. Kalau tiga kunci ini sudah dijalankan, maka perjalanan insyaallah akan menjadi menyenangkan.

  1. Safety Riding

    mba-citra-queenrides

Nah ini dia bagian paling pokok temans. Safety Riding meliputi segala yang berkaitan dengan keamaan saat berkendara. Tentang do and don’t yang harus diikuti. Jadi sebelum berkendara, temans harus tahu dulu segala hal teknis dan seluk beluk menjadi pengendara yang baik. Misalnya kapan harus menghidupkan lampu sen, kapan harus berbelok.

Nah, salah satu yang menjadi penekanan dalam hal safety Riding ini menurut Mba Citra Ayu dari Road Safety Association adalah soal mengatur posisi duduk saat berkendara. Menurut Mba Citra, posisi duduk yang baik akan memberi kenyamanan dan rasa rileks sehingga berkendara pun menjadi lebih nyaman.

  1. Posisi Berkendara

Mba Citra lalu mencontohkan cara memposisikan duduk yang baik saat membawa motor. Hmm, menarik nih temans, ternyata posisi yang benar juga bisa membuat tubuh lebih rileks terutama untuk berkendara jauh. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu pandangan mata agar selalu melihat ke depan. Posisi tangan membentuk siku sehingga lebih sigap. Posisi jari-jari harus selalu rileks dan awas. Jadi jangan tegang ya temans. Kalau sudah berasa tegang sebaiknya istirahat dulu.

Bagaimana dengan posisi kaki? Temans, pernah mengalami gak di jalanan keserimpet kaki pengendara lain, terutama di daerah macet. Kalau pernah, coba deh cek posisi kaki si pengendara. Pasti posisinya terbuka dan melebar. Padahal seharusnya sikap kaki saat berkendara yang baik itu adalah rapat dan membentuk kuda-kuda. Posisi ini membuat tubuh lebih menempel dan menyatu dengan motor yang dikendarai.

2. Kelengkapan berkendara

Meski terlihat sepele, urusan kelengkapan ini jangan diabaikan ya temans. Menurut Mba Citra saat berkendara ada 5 perlengkapan yang wajib dikenakan.

  • Sepatu

Selain bisa melindungi dari matahari, sepatu juga membuat kaki lebih kokoh. Sepatu juga menjadi pelindung bila tiba-tiba kaki harus turun di tempat yang tidak nyaman ketika harus mengerem mendadak.

  • Celana panjang

Tujuan celana panjang untuk membuat lebih nyaman dan fleksibel saat berkendara. Lalu bagaimana dengan rok atau muslimah yang biasa pakai gamis? Tetap harus menggunakan celana panjang. Pilihannya bisa saja roknya dimasukkan dalam tas, baru sampai tujuan dipasang lagi.

Atau rok dan celana panjang dipakai sekaligus, tetapi saat berkendara rok dilipat ke atas. Ingat ya temans, dilipat atau diangkat. Begitu juga dengan gamis, untuk sementara digulung dulu. Jadi celana panjang tidak hanya berfungsi sebagai pelapis.

  • Helm

Soal helm ini tak ada tawar menawar. Harus pakai meskipun hanya ke warung di simpang. Nah ini dia yang sering dilupakan bukan? Biasanya kita berdalih tak memakai helm karena jarak yang dekat. “Halah, cuma ke depan aja kok.”

Padahal, menurut Mba Citra, bahaya bisa terjadi kapan saja. Karena itu helm harus dipakai ke mana saja. Tak peduli seberapa jauh atau dekat tujuan yang ingin dicapai. Selain itu kita juga perlu memastikan bahwa helm yang dipakai sudah sesuai standar alias ber-SNI.

Nah, soal SNI ini harus dipastikan bukan SNI abal-abal ya temans. Ciri helm asli SNI adalah logo SNI yang diembos dan bukan disablon. Kalau logo SNI disablon besar kemungkinan helm tersebut bukanlah helm ber-SNI yang sah.

Daya tahan dan usia helm menurut Mba Citra juga perlu jadi catatan. Helm yang sudah sering jatuh sudah tak bagus lagi sebagai pelindung.

  • Jaket

Saat berkendara pastikan temans tak lupa mengancingkan resleting atau kancing. Jangan sampai jaket berkibar-kibar ke belakang sehingga menganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Jaket yang terpasang dengan baik juga akan melindungi tubuh dari angin saat berkendara.

  • Sarung tangan

Jaket dan sarung tangan berfungsi sebagai pelindung, Untuk sarung tangan pastikan bukan sarung tangan tebal apalagi sarung untuk memanggang cake di dapur. Sarung tangan tak boleh terlalu tebal karena dapat mengurangi ‘rasa’ berkendara.

 

3. Etika Membawa tumpangan

Urusan tumpangan ini bisa berarti barang atau bisa juga manusia. Kalau barang pastikan ukuran barang yang dibawa tidak kebesaran dan terlalu lebar sehingga menganggu pengguna jalan lain. Ingat ya temans, jangan melebihi kapasitas.

Sedangkan soal tumpangan manusia, Mba Citra lebih menitikberatkan pada pentingnya membawa tumpangan aman terutama anak-anak. Beberapa kesalahan yang menurut Mba Citra sering dilakukan pengendara perempuan adalah

  • Membonceng bayi dan anak di depan

Bagian ini merupakan kesalahan fatal yang sering dilanggar terutama para ibu. Alasan yang biasa dikemukakan adalah anak terpaksa dibawa karena tak ada yang menjaga di rumah. Padahal menurut Mba Citra, No Excuse untuk menggendong bayi dan anak di depan.

“Jangan sesekali jadikan anak tameng dengan membiarkan mereka membonceng di depan!”

 

  • Membawa anak dengan menggunakan kursi rotan yang diletakkan di depan
  • Membonceng batita yang belum cukup umur dan cukup kuat di belakang

Untuk urusan batasa usia ini, di Indonesia memang belum ada aturan yang spesifik mengaturnya. Namun, menurut Mba Citra, waktu paling tepat untuk membawa anak dengan motor adalah ketika kaki anak sudah bisa menapak di pedal sepeda. Sedangkan di Jepang, anak-anak baru boleh membonceng ketika berumur 9 tahun.

 

  1. Safety Fashion

Nah ini dia nih yang secara tak sadar sering dilanggar. Banyak pengendara masa kini yang tak memperhatikan hal ini. Saking mau mengikuti trendy, saat berkendara pun tetap saja dengan full aksesori. Dalam sesi Safety Fashion, Mba Anggita dari Queenrides Fashion Advisor agar tak menggunakan aksesori berlebih saat berkendara.

Fokus utama berkendara tetaplah agar selamat dan aman sampai di tujuan. Jadi,

“Jangan jadikan jalanan sebagai arena fashion show,” ujar Mba Anggita.

Nah serunya, materi ini disampaikan sambil kita para peserta #NgopiCantik diminta membandingkan dua model dalam berbusana saat berkendara. Lalu kita diminta membandingkan mana yang Do dan mana yang Don’t.

Yuk ikutan memilih. Menurut temans mana di antara kedua model yang benar dalam berpakaian.

  1. Kostum saat mengendarai motor

safety-fashion

 

  Dari kedua model di atas manakah yang Do dan Don’t?

Yup, model yang tertib dalam berkendara adalah yang sebelah kanan. Alasannya, memakai sepatu, celana panjang, helm SNI, dan jaket. Upss, sayangnya si model lupa mengancingkan jaketnya. Padahal kan menurut Mba Citra sebelumnya, jaket harus dalam kondisi terkancing atau resleting saat berkendara.

  1. Kostum saat mengendarai mobil

Dua model memeragakan safety fashion
Dua model memeragakan safety fashion

 

Dari kedua model di atas manakah yang Do dan Don’t?

Yes, yang Do adalah sebelah kanan. Model sebelah kiri terkategori Don’t karena menggunakan wedges, rok pendek dan sempit dan baju dengan pundak terbuka.

Wedges apalagi sepatu hak tidak diperkenankan dipakai saat mengendarai mobil karena akan memberi jarak antara kaki dengan pedal gas dan rem. Seharusnya saat berkendara kaki bisa merasakan pedal agar bisa memahami situasi dengan lebih pas. Karena berkendara sekali lagi juga soal ‘rasa’.

Rok pendek apalagi sempit dilarang karena akan menghalangi fleksibilitas pengendara. Sedangkan baju dengan pundak terbuka akan mengurangi rasa aman saat menggunakan seat belt. Selain itu juga bisa mengurangi konsentrasi pengguna jalan lain yang kebetulan berpapasan. Ehemmm..

 

Yoga on The Road

Founder Kumpulan Emak Blogger Mak Mira Sahid dalam talkshow Queenrides
Founder Kumpulan Emak Blogger Mak Mira Sahid dalam talkshow Queenrides

Salah satu sesi menarik saat Ngopi Cantik #WomenRideSafe kali ini adalah sesi Yoga on The Road yang dipanu Founder Komunitas Kumpulan Emak Blogger. Siapa lagi kalau bukan Mak Mira Sahid. Pada sesi ini Mak Mira mengajak seluruh peserta untuk turut praktek bersama. Yoga sambil duduk dan berdiri tanpa perlu gelar matras. Seru juga kan.

Menurut Mak Mira, Yoga menjadi salah satu cara ampuh untuk relaksasi dan mengurangi stress saat berkendara. Yoga bisa dilakukan dalam tiga waktu yaitu sebelum berangkat, di sela perjalanan ketika istirahat atau menunggu macet dan ketiga setelah selesai perjalanan.

“Yoga bisa menjadi penghilang stress dan pegal karena menyatukan gerakan, pernafasan dan pikiran,” ujar Mak Mira. Salah satu cara sederhananya dengan sering menghirup nafas dalam. Menghirup nafas dalam juga akan menghindari emosi yang meledak-ledak saat berkendara. Jadi bisa tetap stay calm deh.

Yoga saat sebelum berangkat bisa dilakukan di kursi di depan rumah. Sedangkan di perjalanan dilakukan dari balik kemudi. Yoga setelah perjalanan selain berguna untuk menghilangkan pegal juga menjaga stamina agar tetap prima. Intinya, usahakan untuk selalu rileks dan menghindari stres baik sebelum, ketika, ataupun setelah  berkendara.

Nah itu dia temans, tips dan materi seru mengenai berkendara yang aman. Bila bisa mengikuti seluruh tips, dijamin deh teman bakal beneran menjadi Ratu di Jalanan. Menjadi pengguna jalan yang baik berarti kita sudah menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia lebih baik.

Dan buat temans yang masih penasaran seputar tips berkendara aman ini silakan saja langsung mampir ke situs Queenrides.com. Di sana tak hanya soal tips, temans juga bakal mendapat info terkini seputat otomotis for ladies. So keep #WomenRideSafe ya.

Foto bersama

Foto Bersama Ngopi Cantik #WomenRideSafe, foto: QueenRides.com
Foto Bersama Ngopi Cantik #WomenRideSafe, foto: QueenRides.com

Oya temans, selain hal-hal yang sudah kita bahas tadi, ada satu faktor lagi yang penting diperhatikan saat berkendara. Yaitu memilih bahan bakar yang berkualitas dan ramah lingkungan. Nah untuk tahu lebih banyak mengenai hal ini, yuk mampir ke postingan ini.

Memilih Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

 

7 Comments

Leave a Reply to Rindang Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *