Reksadana, Alternatif Investasi Kekinian

 

Reksadana Danareksa Dunia Biza

Memiliki masa depan yang lebih terencana, hidup bebas finansial, dan bahagia di hari tua. Hmm, saya yakin temans berharap bisa menikmati hari-hari indah seperti itu bukan? Saya pun juga begitu. 🙂

***

Masalahnya masa depan bahagia itu tak datang begitu saja. Satu-satunya cara ya dengan mulai berinvestasi. Menyiapkan bekal untuk nanti. Dan yang paling penting, seperti yang pernah dibilang almarhum eyang Bob Sadino,

“Agar bebas finansial di hari tua berhentilah membuat rencana! Melangkahlah!”

Hihi, saya setuju sekali dengan eyang Bob. Bagaimana pun segala sesuatunya tak akan pernah terwujud bila tidak dilakukan. Termasuk untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Iya sih, kalau melihat kisah para milyader semua bermula dari keberanian berinvestasi. Caranya banyak. Bisa lewat investasi di bidang properti, mendirikan usaha, beli tanah, dan aset berharga lain. Sayangnya, investasi model ini butuh modal besar. Bagaimana dengan kita yang tak punya uang bergepok-gepok?

Eits jangan khawatir, dan jangan berhenti bermimpi. Ternyata ada model investasi yang terjangkau. Namanya investasi reksadana. Saya yakin temans sudah sering mendengar investasi jenis ini. Bahkan barangkali sudah mendengar langsung cerita bahagia teman kantor atau sahabat yang sukses berinvestasi reksadana.

Bagaimana sih reksadana bekerja?

Sesuai dengan Undang-Undang Pasar Modal No 8 Tahun 1995, reksadana merupakan wadah menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya diinvestasikan kembali ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.

Sederhananya, reksadana merupakan model investasi patungan. Uang yang kita investasikan akan dikumpul dengan investasi masyarakat lain untuk dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi di pasar modal.

Apa Keuntungan berinvestasi dengan reksadana?

 

Keuntungannya banyak. Namun menurut saya 4M  ini yang utama. 🙂

  1. Mudah

Berinvestasi di reksadana tidak memerlukan energi lebih untuk mengelolanya. Ada manager investasi yang akan mengelolanya secara profesional. Model investasi ini cocok buat temans yang punya kesibukan tinggi, bekerja atau sibuk mengurus rumah tangga.

Cara memulainya pun mudah. Temans cukup menyetorkan sejumlah uang yang ingin diinvestasikan. Setelah itu percayakan pada Manajer Investasi untuk mengelolanya, lalu tunggu laporan hasil pengembangannya.

  1. Murah

Berinvestasi dengan reksadana termasuk murah. Beberapa produk bahkan bisa dimulai dari Rp 100 ribu. Bila ingin mendapatkan pengembangan usaha yang lebih maksimal, temans bisa menyesuaikan jumlah investasi yang ditanam.

 

  1. Maksimal

Berinvestasi dengan reksadana memungkinan kita mendapatkan manfaat maksimal. Berbeda dengan investasi saham, reksadana diinvestasikan pada berbagai jenis efek sehingga risikonya pun juga tersebar. Dengan kata lain, risikonya tidak sebesar risiko bila kita membeli satu atau dua jenis saham dan efek secara individu.

Banyaknya modal yang dikumpul dari masyarakat juga memungkinkan manajer investasi lebih leluasa di pasar modal. Semakin banyak keuntungan yang didapat maka semakin banyak pula hasil pengembangan investasi yang akan kita terima.

  1. Minimum Risk

Apakah berinvestasi melalui reksadana aman? Tentu saja, karena dijamin dan diawasi ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan. Apakah berinvestasi melalui reksadana  berpotensi rugi? Tentu saja ada potensi.

Namun menurut saya potensi rugi lebih kecil bila kita bermain saham secara perorangan dan mengelolanya sendiri. Alasannya, reksadana dikelola oleh seorang manajer investasi yang tentu saja lebih cakap dalam melihat peluang investasi.

 

Investasiku Masa Depanku 

Launching Danareksa Investasiku Masa Depanku, sumber : reksadana.danareksaonline.com
Launching program Investasiku Masa Depanku, sumber : website Danareksa

Oke sekarang temans sudah dapat gambaran dong mengenai investasi reksadana. Pertanyaan berikutnya, di mana sebaiknya berinvestasi reksadana?

Memang untuk berinvestasi ini, kita harus sangat hati-hati. Apalagi sekarang sering terdengar berita mengenai perusahaan investasi bodong. Hiii, jangan sampai ini terjadi ya. Bukannya untung, malah kita mendapat buntung.

Agar tak tertipu, pilihannya hanya satu. Temans harus memilih perusahaan investasi terbaik.  Namun untuk memilih perusahaan investasi reksadana yang tepat perlu diperhikan hal-hal sebagai berikut.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih perusahaan investasi reksadana

  1. Track record perusahaan.

Nah ini penting banget temans. Sebelum memilih perusahaan inveatasi perlu dicari tahu rekam jejak perusahaan pengelola. Apakah selama ini pernah terlibat masalah atau tidak. Siapa pemiliknya.

  1. Berpengalaman

Semakin lama perusahaan berdiri biasanya semakin berpengalaman. Namun ada juga perusahaan investasi reksadana yang baru namun sudah menunjukkan performa bagus. Keberhasilan bisa dilihat dari hasil pengembangan yang dilakukan manajer investasi.

  1. Memberi kemudahan transaksi

Mengikuti perkembangan zaman, perusahaan pengelola reksadan perlu bertransformasi menjadi perusahaan yang mudah diakses. Perusagaan yang dipilih harus memiliki layanan online yang membuat kita bisa terhubung, kapan saja dan di mana saja.

Kemudahan transaksi juga dihadirkan dengan call center dan layanan customer online yang bisa diakses 24 jam. Layanan Online juga didukung sejumlah agen penjual yang terdiri dari bank serta Sentra Investasi Danareksa yang telah bekerja sama dengan DIM.

Berinvestasi reksadana ternyata juga memberikan fleksibilitas pada kita untuk memilih apakah akan berinvestasi di pasar uang melalui deposito atau di pasar modal melalui saham. Sistem ini memberi alternatif pada kita untuk menyesuaikan model investasi dengan kebutuhan.

 

  1. Transparan dan akuntabel

Sebagai perusahaan investasi perlu mencari perusahaan yang menjunjung tinggi transparansi penggunaan investasi. Dalam melakukan proses investasi, apakah perusahaan melakukan riset mendalam dan  memformulasikan dan menjalankan berbagai strategi investasi untuk mendapatkan hasil yang terbaik bagi Investor.

  1. Ada Investasi reksadana syariah

Yup. Ini dia yang terpenting. Buat temans yang ingin berinvestasi secara Syariah, beberapa perusahaan juga menyediakan produk ini. Salah satu contoh produknya berupa Reksa Dana Danareksa Syariah Saham (DIRHAM). Reksadana syariah dijalankan dengan menggunakan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI).

reksadanaBagaimana temans, menarik bukan? Semudah berinvestasi reksadana, semudah menatap masa depan yang lebih terencana. 🙂

***

 

 

30 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.