Sterilizer uPang, Agar Si Kecil Aman di Fase Oral

Fase oral bayi

Seringkali ketika saya sedang memasak di dapur, atau sedang di depan komputer, si sulung Bintang dan si bungsu Azizah terlibat pertengkaran kecil. Uppss jangan bayangkan perkelahian adu mulut atau fisik ya, ini perkelahian batita dan bayi. Bintang, 2,5 tahun dan Azizah 1 tahun.

“Ma…. Adek. Ma…. Adek mamam, mamam,” teriak Bintang sambil merebut benda yang sedang berada di mulut Azizah.

Bila saya perhatikan, Bintang sebenarnya sedang berbuat baik. Ia melarang Azizah memasukkan benda-benda ke mulut. Bisa jadi Bintang terinspirasi dengan tindakan saya yang rajin melarang Azizah memasukkan benda-benda asing ke mulut.

Azizah pun biasanya tak terima begitu saja ‘makanannya’ diambil. Ia lalu berteriak-teriak menolak.

“Akkk…., akkk….” Dạn terjadilah rebut-rebutan.

Kalau sudah begitu suasananya, saya akan mendekati dan melerai mereka. Tak lupa saya akan mengatakan pada Azizah bahwa ia tak seharusnya memasukkan benda-benda ke mulut.

“Itu tak baik dek, kotor. Ini bahaya, itu tajam,” ujar saya.

Kotor? Wah, kalau soal kotor sudah pasti ya Moms. Hampir seluruh barang yang terpapar udara mengandung bakteri yang dalam jumlah besar mendatangkan penyakit. Akan berbahaya untuk si kecil yang suka memasukkan benda apa saja. Di rumah, Azizah biasanya ‘memakan’ apa saja yang ada di sekitar; mainan, remot, kertas, boneka. Kebiasaan ini seringkali membuat saya cemas.

Saya pernah mendengar cerita anak kenalan yang harus menjalani perawatan lantaran infeksi bakteri. Penyebabnya, anak kenalan itu sering memasukkan benda ke mulut. Duh, kabar ini benar-benar bikin khawatir. Apalagi kalau bayi suka memasukkan benda bertekstur tajam ke mulut. Masa si kecil suka memasukkan benda ke mulut inilah yang biasa disebut fase oral.

Di satu sisi di balik bahaya yang mengancam, berdasarkan sejumlah penelitian fase oral juga merupakan masa yang paling penting buat bayi. Pada fase ini, si kecil akan mengalami pematangan fungsi organ motor yang kelak berguna untuk melakukan aktivitas sekitar mulut, bibir, dan lidah. Selama fase ini, anak-anak akan berlatih untuk, makan, mengunyah, serta berbicara. Untuk bayi yang aktif fase oral terjadi sejak bayi hingga berusia dua tahun.

fase oral tumbuh kembang

Bila si kecil kurang maksimal menjalani fase oral, ia berpotensi mengalami gangguan tumbuh kembang. Misalnya tidak lancar berbicara, gagap, dan suka menggigit kuku dan jari. Jadi bikin serba salah kan Moms. Di satu sisi bayi harus dibiarkan melewati fase oral secara natural, tetapi di sisi lain membahayakan.

Satu-satunya cara agar si kecil aman melewati fase ini adalah dengan memastikan seluruh mainan dan barang-barang yang ada dalam jangkauan si kecil steril. Biasanya aktivitas sterilisisasi ini saya lakukan dengan menggunaka sterilizer uap. Namun, sterilisasi dengan uap hanya bisa digunakan untuk benda yang mudah kering seperti botol, dan mainan plastik. Kalau menggunakan metode sterilisasi dengan air mendidih seperti zaman dulu lebih terbatas lagi. Hanya bisa dilakukan untuk bahan yang tak mudah meleleh.

Nah, senangnya sekarang saya sudah menemukan alat yang bisa menghapus kecemasan menghadapi fase oral si kecil. Ketika mengikuti kegiatan Fun Blogging di kantor BliBli.com pekan lalu, saya berkenalan dengan uPang Waterless UV Sterilizer. Sesuai namanya, proses sterilisasi dengan alat ini tak menggunakan air, tetapi menggunakan sinar UV. Teknologi ini merupakan yang pertama di dunia. Asyik.

upang
produk terbaru uPang UV Waterless

Proses sterilisasi menggunakan UV akan menonaktifkan mikro-organisme tanpa bahan kimia. Sinar UV juga digunakan untuk menghilangkan bahan kimia organik dan anorganik, termasuk klorin, chloramines, ozon dan total organic carbon (TOC) kontaminan muncul. Dengan menggunakan sinar UV, proses sterilisasi menjadi lebih praktis. Penggunaan sinar juga tak membutuhkan daya listrik yang besar, cukup 35 Watt.

Hmmm, jauh lebih hemat ya Moms bila harus menggunakan steam sterilizer. Jadi ingat dulu waktu masih bekerja dan menyiapkan ASI perah, bila ingin mensterilkan botol-botol ASI, saya harus mencabut beberapa colokan perkakas rumah tangga supaya listriknya gak banting. 🙂

Dilihat dari kapasitas dan kegunaannya, ‘senjata’ ini cocok untuk Moms yang memiliki bayi di bawah tiga tahun seperti saya. Selain untuk sterilisasi mainan, yang lebih utama uPang UV Waterless sangat bagus untuk mensterilkan botol ASIP untuk si bungsu, botol susu untuk si sulung, dan pompa ASI untuk Mommynya.

Upang Waterless
bagian dalam uPang yang lapang

Hal yang paling menarik bagi saya dari uPang adalah cara penggunaannya yang mudah dan hemat waktu. Kita tak perlu menyediakan waktu yang banyak untuk urusan mencuci, mensterilkan dan mengeringkan. Biasanya dengan metode penguapan bagian tersulit adalah memastikan botol dan peralatan si kecil tetap steril saat dikeringkan. Bisa jadi botol yang sudah steril terkontaminasi lagi dengan kain lap yang tak steril.

Sterilisasi menggunakan uPang caranya sederhana. Barang yang akan disterilkan tinggal dicuci dan dibilas, ditiriskan dan masukkan dalam uPang. Tekan tombol otomatis udah deh, kita bisa main dengan si kecil sampai puas. Tinggal pilih apakah mau mengeringkan saja, atau mengeringkan plus sterilisasi.

Untuk lebih mengetahui cara pemakaian uPang ini, yuk lihat videonya dulu.

Soal kegunaan, mesin sterilisasi ini apik tenan. Besarnya ruang sterilisasi membuat kapasitas untuk satu kali proses menjadi lebih besar. Kapasitas dalaman uPang muat untuk mensterilkan hingga 12 botol dengan ukuran standard long neck. Juga ada tempat untuk mensterilkan sikat gigi dan sikat botol.

Apa? Sikat gigi? Iya benar. Tak hanya untuk botol, dan mainan anak uPang juga bisa untuk mensterilkan beberapa barang. Bahkan remot dan handphone pun juga bisa. Oya, yang tak kalah seru, uPang juga bisa dipakai untuk mensterilkan make up. Hihi, jadi tak perlu khawatir lagi nih bila peralatan make up kita habis dipakai saudara atau tetangga.

 

Upang UV
Berbagai macam benda yang bisa disterilkan dengan Upang

Well, well. Ternyata uPang tak hanya membuat orang tua nyaman ketika anak memasuki fase oral tetapi juga bisa membuat Moms nyaman dengan perlengkapan rumah yang juga steril. Asyik, steril di luar, hatinya ikutan steril nih ga lagi deg-degan.

Sssst, satu lagi yang bikin saya adem setelah menemukan uPang adalah warnanya. Sekarang ada warna baru yang nyaman banget di mata dengan warna deep pink. Warna baru ini melengkapi koleksi uPang kuning dan hijau yang sebelumnya sudah beredar di pasaran.

Oya, karena warna deep pink ini baru launching, dijualnya juga hanya di tempat istimewa. Di toko perlengkapan bayi online terlengkap, Blibli.com. Selama periode launching Moms bisa mendapatkan sejumlah potongan.

Bagi saya sendiri, hal yang lebih penting dari potongan harga yang ditawarkan adalah keamanan dan kenyamana hati. Dengan uPang UV Waterless saya akan lebih tenang menjalani fase oral Azizah kecil. 🙂 Selamat Tinggal Cemas…!

 

15 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.