Membuat Denah Rumah Minimalis dengan Tipe Tertentu

rumah minimalis

Denah gambar rumah sederhana yang minimalis  merupakan bagian penting dalam pembangunan rumah. Denah bahkan menjadi awal dalam perencanaannya.

Pada denah, kita diharuskan membuat struktur rancangan rumah baik itu dari bentuk ruangan maupun jumlah ruangan dengan peletakannya masing-masing.

Penggambaran denah harus tepat, jelas, dan mendetail. Kerjakan atau gambar dengan teliti tanpa melupakan keterangan yang diperlukan. Ukuran pun tidak bisa asal-asalan. Ada skala yang harus digunakan agar antara ukuran asli dan denah tersebut sama.

Apabila denah rumah minimalis yang Anda buat ini tepat, maka pekerja bangunan yang akan mengerjakannya pun dengan mudah bisa membacanya. Untuk ketepatan dalam pembuatan denah, siapkan dan gunakanlah cara berikut ini dalam menggambarnya.

  1. Siapkan peralatan gambar manual seperti kertas gambar dan pensil. Tapi, jika Anda ingin yang lebih praktis lagi, bisa menggunakan aplikasi desain dan arsitektur yang tinggal di install saja programnya, sehingga pengerjaannya dilakukan di komputer.
  2. Ketahui berapa luas lahan, berapa ruangan yang akan buat, dan tentukan konsep ruangannya. Konsep ruangan harus berdasarkan pada fungsi ruangan tersebut dan kenyamanan keluarga.
  3. Pastikan bahwa pada denanh yang akan Anda buat, semua ruangannya dilengkapi dengan ventilasi udara yang bukan hanya untuk keluar masuknya udara di rumah tapi juga bagian dari pencahayaan.
  4. Dalam membuat rumah, posisi hingga penempatan ruangannya memang tidak bisa sembarangan. Bagi yang muslim misalnya, harus ada satu ruangan sebagai mushola yang dihadapkan ke kiblat. Sedangkan untuk yang percaya pada fengshui, seperti yang biasa dipercaya orang Cina, sebaiknya mengkonsultasikan dulu hal tersebut sebelum akhirnya membuat denah.
  5. Anda yang berencana membuat rumah dua lantai, bisa lebih leluasa dalam menentukan jumlah ruangan dengan luasnya masing-masing. Tapi, tetap maksimalkan setiap ruangannya.

Khususnya Anda yang berencana membangun rumah dengan desain minimalis, memaksimalkan fungsi ruangan harus jadi pertimbangan utama. Selain itu, dengan membuat denah yang terencana tersebut, juga lebih menghemat budget nantinya.

Tuangkan ide Anda akan rumah ideal yang Anda inginkan dalam bentuk gambar. Jika menurut Anda susah, karena tidak bisa menggambar bahkan dengan menggunakan aplikasi pun Anda merasa kesulitan, maka gunakanlah jasa desain atau arsitek untuk melakukannya.

Menggunakan jasa desain pada tahapan awal bisa jadi bagian yang menghemat budget pembangunan dan mengurangi resiko kekecewaan. Dari pada Anda memaksakan membuat denah sendiri yang sulit dibaca oleh pekerja dan akhirnya membuat pengerjaan lama, menambah biaya pembangunan lagi. Hasilnya pun belum tentu memuaskan. Jadi, lebih baik pastikan denah sejak awal sudah tepat pengerjaannya.

Konsultasikan semua hal yang menyangkut model dan konsep rumah yang Anda inginkan. Luas tanahnya berapa dan tipe berapa yang ingin Anda bangun di lahan tersebut. Dalam membuat denah setiap ruangannya, arsitek akan membuat luas sesuai lahan yang sebenarnya, tidak hanya berdasarkan perkiraan. Sehingga, ketika nanti diaplikasikan pada pembangunan, luas ruangan sudah sesuai yang diinginkan. Tidak terlalu sempit ataupun terlalu luas ruangannya.

Pada dasarnya, setiap rumah harus memiliki ruang tamu, ruang atau kamar tidur dan kamar mandi, serta dapur. Namun, jumlahnya dalam setiap ruangan akan dibedakan berdasarkan tipemya. Berikut ini, ada beberapa cara dalam membuat denah rumah minimalis berlantai 1 sesuai tipenya masing-masing.

Tipe 36

Sebagai ukuran rumah yang sangat minimalis, maka tipe rumah ini harus benar-benar bisa memaksimalkan fungsi setiap ruangannya. Walaupun setiap ruangan memiliki luas terbatas, tapi Anda harus bisa membuatnya tetap terasa luas dengan interior desain yang tepat.

Pada tipe rumah ini, ruangan wajib yang dasar pada sebuah rumah bisa Anda miliki. 1 ruang tamu yang juga menjadi ruang keluarga, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, serta 1 dapur yang juga bisa Anda satukan fungsinya dengan ruang makan. Penyatuan ruangan ini bisa menjadi bagian dari solusi memberikan rumah kesan yang leih luas dan nyaman walaupun minimalis.

Tipe 45

Tipe rumah ini lebih besar dari tipe 36. Tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar, dengan adanya satu ruangan yang bisa ditambah lagi, misalnya ruang keluarga. Selain itu, tipe rumah dengan lahan yang lebih luas ini memungkin Anda memiliki halaman yang lebih luas yang bisa digunakan sebagai taman dan garasi.

Sama dengan tipe 36, untuk memebrikan kesan rumah yang lebih luas, Anda hanya tinggal melakukan penataan dengan tepat saja. Jika Anda memiliki jumlah anggota keluarga lebih dari 3, sebaiknya, fungsi ruang tamu dan ruang keluarga tetap disatukan. Lebih baik penambahan ruang dilakukan pada penambahan kamar tidurnya.

Tipe 70

Tipe rumah ini lebih luas dari pada keduanya. Kamar bisa ditambah, sehingga Anda bisa memiliki rumah dengan 3 atau 4 kamar. Memiliki ruang keluarga dan ruang tamu yang terpisah, demikian juga dengan dapur dan ruang makan. Taman dan garasi yang Anda miliki pun bisa lebih luas.

Rumah minimalis dengan luas lahan yang lebih luas ini membuat penataan yang Anda lakukan jadi lebih mudah. Taman pun tidak hanya di depan, bisa juga di belakang dimana dapur dan ruang makan memiliki akses langsung ke taman belakang tersebut. Rumah pun terasa lebih segar dan bersih.

Untuk rumah dengan satu lantai, denah yang Anda perlukan memang hanya satu saja. Sedangkan jika ingin membangun dengan dua lantai, maka diperlukan dua denah. Satu denah untuk gambaran ruangan di lantai satu dan satu denanh gambaran ruangan di lantai duanya.

Anda pun bisa mencoba membuat denah sendiri berbekal referensi atau ide dari beberapa model rumah yang mungkin sudah Anda lihat. Lihat perbandingan dari luas rumah yang Anda inginkan dengan luas lahan yang Anda miliki. Coba Anda buat skala perbandingan dan tuangkan ide Anda tersebut ke dalam bentuk denah. Buat dulu gambar kasarnya. Setelah Anda yakin, baru rapikan gambarnya. Beri keterangan untuk mempermudah membaca dan memahami setiap detailnya.

Baik membuat sendiri atau menggunakan jasa desain untuk menggambar denah, tetap lakukan konsultasi dengan pekerja bangunan nantinya. Tanyakan apakah mereka paham dengan gambar tersebut atau tidak. Jika ada yang mereka tidak pahami maka Anda harus jelaskan detailnya. Jangan lupa, Anda juga harus selalu mengontrol pekerjaan mereka. Tapi, bukan berarti Anda harus selalu ada di tempat. Misalnya, setiap dua atau tiga hari sekali Anda datang ke lokasi pmebangunan rumah tersebut. Lihat, apakah sudah sesuai dengan denah dan yang sudah Anda pada pekerja tersebut sebelumnya atau belum.

Jika masih belum sesuai, sebaiknya jelaskan kembali dengan lebih mendetail. Beri arahan harusnya seperti apa yang Anda maksud dan inginkan melalui penjelasan tersebut. Bangunlah hubungan baik dengan pekerja agar mereka bisa menerima penjelasan tersebut agar mereka bisa mengerjakan kembali dengan lebih baik.

Sumber artikel dari Taralite.com

Add a Comment

Your email address will not be published.