Saluran Anak Miao Mi, Belajar Mandarin Sambil Bermain

miao-mi-classroom-res

Moms and Dads. Pernah memperhatikan reaksi si kecil kalau lagi nonton televisi gak? Hmm macam-macam respon mereka. Kadang lucu, senang, bahkan gemes sendiri. Nah apakah moms and Dad pernah melihat ada raut bosan dari si kecil?

Hmm, Bintang anak kami beberapa kali suka menunjukkan gelagat bosan itu. Biasanya kalau bosan, Bintang yang berumur 2 tahun 2 bulan bakal minta ganti channel. 🙂

“ti.. ganti….ganti…,” ujar dia sambil menunjuk-nunjuk decorder.

Iya sih. Bila dipikir-pikir, hampir tiap hari Bintang menonton acara dari channel yang sama. Di rumah kami pakai TV langganan dari MNC Sky Vision. Dua channel favorit Bintang adalah Disney Junior dan Baby TV.

Nah ternyata hari ini ada kabar bagus. MNC Sky Vision kini punya saluran TV anak baru. Namanya Miao Mi, ada di channel 38 Indovision. Miao Mi merupakan saluran mandarin anak untuk seluruh anak Indonesia! 🙂

miao mi
sumber : Miao Mi tv

Eh ini TV berbahasa Mandarin ya? Hmm, iya benar. Tapi tak sepenuhnya. “Di Indovision kami menyediakan saluran dua bahasa, ada yang sudah full dubbing ke Bahasa Indonesia,” ujar Deputi CEO PT MNC SkyVision, Yudha Wibawa, saat peluncuran program Miao Mi di Lotte Avenue Kuningan, Jakarta, Kamis (28/1).

Nah. Menurut Pak Yudha, saluran anak Mandarin diperlukan lantaran tanpa disadari kebutuhan akan bahasa Mandarin di dunia semakin besar. Saat ini bahasa Mandarin merupakan bahasa kedua terbesar di dunia setelah Bahasa Inggris.

Sedangkan Executive Vice President TV Network Celestial Tiger Entertainment, Ofanny Choi, mengatakan Miao Mi menyediakan program hiburan untuk anak-anak dengan perspektif Asia. Menurut dia, ada beberapa nilai di kehidupan masyarakat Asia yang selama ini belum tersentuh dengan aneka tayangan anak yang diproduksi negara Barat.

Peluncuran Miao Mi
Peluncuran saluran Miao Mi

Seperti apa Saluran Miao Mi itu?

Sesuai tujuan utama saluran ini adalah belajar dan bermain, maka hampir semua program dirancang secara interaktif, kreatif, dan fun. Karakter tokoh yang dipakai pun juga variatif, imut dan lucu. Animasinya disesuaikan dengan target umur anak yaitu 3-6 tahun.

Buat anak yang ingin  belajar bahasa mandarin, Miao Mi memberi prioritas lebih. Program belajar ditayangkan dalam Miao Mi Classroom yang tayang setiap 29 menit. Karena target audiensnya anak-anak pelajaran bahasa Mandarin ini dikemas dengan flash card, animasi, musik video, dan lagu-lagu. Buat moms and Dads yang mau belajar bahasa mandarin juga bisa lho ikutan menyimak. 🙂

jadwal Miao Mi

Eh tapi sebenarnya bagaimana sih menentukan saluran yang cocok buat anak. Memang sih, soal memilih saluran ini juga harus pintar-pintar. Ga semua kartun itu cocok lho buat anak-anak. Apalagi usia prasekolah.

Kartun Sinchan misalnya. Meski tokohnya anak-anak Sinchan sebenarnya ditujukan untuk tontonan 15+. Power puff Girl menurut saya juga bukan tontonan kiddos. Soalnya kartun ini full dengan kekerasan. Bagaimana dengan Soppo Jarwo yang buatan dalam negeri.

Menurut sâya, kartun Adit dan Jarwo memang ga ada kekerasan. Tapi marketnya kan bukan buat Kiddos, tapi buat anak-anak yang memasuki usia sekolah.

Nah tontonan buat Kiddos usia pra sekolah setidaknya harus memenuhi 5 unsur.

1. Menularkan nilai budaya
Ini berkaitan dengan etika dan kebiasaan yang tumbuh di sekitar anak. Alangkah bagus kalau kita pilihkan siaran televisi yang mengandung unsur nilai budaya yang cocok. Memang umumnya saluran anak mengandung nilai budaya yang universal. Tentang kebaikan, dan baik buruk. Hanya saja, kalau kita pilihkan yang sesuai dengan budaya Timur akan lebih bagus lagi bukan?

2. Kemampuan motorik
Saluran yang mengasah kemampuan motorik terlihat dari adanya ajakan untuk bermain dan meniru gerakan dari siaran. Jadi anak-anak juga terangsang untuk bergerak tak hanya menonton semata.

3. Kemampuan berbahasa.
Salah satu yang menjadi kekhawatiran mayoritas orang tua kalau anaknya sering menonton adalah kesulitan berkomunikasi. Memang benar, anak yang sering menonton televisi bisa menjadi lebih lambat bicara karena terbiasa melihat dan mendengar. Karena itu perlu siaran televisi yang mengajak anak berinteraksi. Misalnya dengan meminta pengulangan kata, atau dengan melempar pertanyaan yang merangsang anak untuk menjawab.

4. Kemampuan sosialisasi.
Tayangan sebaiknya juga mengajarkan anak untuk berteman. Beraktivitas berkelompok dan mendengar sahabat. Karena itu pilihlah siaran yang tak hanya menonjolkan satu karakter.

5. Kemampuan Kognitif
Kemampuan kognitif biasanya didapat dari siaran edukasi yang dibalut dengan musik dan permainan. Jadi anak terangsang untuk berfikir dan menyelesaikan masalah. Biasanya siaran kekinian menyajikan tayangan berupa bermain sambil belajar lewat kartu, mencocokkan gambar, mencocokkan bentuk dan warna. Juga dengan mengelompokkan benda-benda.

Nah gimana Moms and Dad. Siap memberikan pengalaman baru pada si kecil lewat tontonan yang lebih variatif?  Coba deh langganan Indovision dan pencet channel 38. 🙂

foto bersama perwakilan Celestial Tiger Entertainment, MNC Sky Vison, Mellisa Karim, anak-anak bersama icon Miao MI
foto bersama perwakilan Celestial Tiger Entertainment, MNC Sky Vison, Mellisa Karim, anak-anak bersama icon Miao MI
Kids Dancing with Miao Mi
anak-anak ceria saat peluncuran Miao Mi
9 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.