Game Fishing Town, WWF dan Konservasi Laut

Game fishing town wwf konservasi laut

Namanya Lucas. Rambutnya ikal dengan kulit sawo matang. Dengan ceria ia menemani kita menjelajah laut di timur Indonesia yang menawan. Ia petualang di Perairan Wakatobi, Alor, Banda, Pulau Kei, Teluk Cenderawasih, Arafura, Kepulauan Komodo, Bali, Laut Jawa dan Maluku.

Lucas tak sendiri. Dalam menuntaskan misi ia  ditemani sang ayah. Berdua mereka menaklukkan makhluk laut dan menangkap sebanyak mungkin ikan. Selesai misi di suatu perairan, Lucas dan ayah akan pindah ke perairan lain dengan jenis dan berat ikan yang semakin beragam.

Tapi Lucas bukanlah pemain utama. Sebagai sosok virtual dalam game Fishing Town yang diluncurkan Sabtu lalu, Lucas hanya akan menjadi bidak dalam permainan itu. Kita sebagai pemainlah yang akan memegang kendali petualangan baru itu.

Sesuai namanya, Fishing Town, memanglah game yang berisi petualangan di dunia ikan. Game ini diluncurkan persis di hari ikan, Sabtu, 21 November kemarin. Kebetulan saya dan keluarga sempat menghadiri peluncuran yang digelar di salah satu game station di jalan Mahakam Jakarta Selatan.

#BeliyangBaik wwfSaya tentu saja bukan aktivis WWF, apalagi pekerja di sana. Saya datang lantaran tertarik mencoba keseruan game baru itu. Ditambah lagi ini merupakan bagian dari upaya kampanye pelestarian laut dan #BeliyangBaik. Sebagai warga yang menginginkan kehidupan lebih baik, saya tentu ingin mensukseskan program ini.

Sayang, ketika di lokasi karena berbagai alasan kami tak jadi mencobanya. Beruntung seseorang dari Touchten Games, perusahaan yang meluncurkan game ini, memberi tahu bahwa game sudah bisa diunduh di app store. Setelah dia menyodorkan kartu nama saya tahu kalau itu Roki Soeharyo, co-founder Touchten Games. 🙂

Dari dia pula saya tahu bahwa game ini tak hanya menyuguhkan keindahan bawah laut di kawasan Indonesia Timur, tetapi juga kekayaan alamnya. Lewat Fishing Town kita berkesempatan mengenali dan belajar tentang lebih dari 100 jenis ikan yang hidup di perairan Indonesia Timur seperti ikan baronang, kerapu, bawal dan barakuda.

 

kapal

Bekerjasama dengan Touchten Games merupakan bagian dari upaya WWF mengkampanyekan penyelamatan keanekaragaman laut. Kampanye ini memang sedang galak dilakukan. Dari akun media sosial, saya sering temukan twit WWF Indonesia mengenai upaya melindungi ikan di perairan nusantara.

Berdasarkan WWF Living Blue Planet Report yang dirilis September lalu menyatakan bahwa kondisi laut beserta sumber daya yang ada di dalamnya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Karenanya perubahan besar perlu dilakukan untuk memastikan kehidupan laut tetap melimpah untuk memenuhi kebutuhan generasi mendatang. Program konservasi menjadi sesuatu yang mutlak untuk mewujudkan laut yang lestari.

Edukasi anak lewat game
Edukatif: Game bisa diterima generasi muda

Apakah game bisa menjawab kebutuhan konservasi? Secara langsung mungkin tidak. Tapi tentu saja games bisa menjadi sarana edukasi yang menjangkau kalangan lebih luas, terutama generasi muda.

Games juga bisa membawa pesan dengan lebih soft dan mudah dimengerti. Misalnya melalui Fishing Town anak muda jadi tahu betapa kayanya laut Indonesia sehingga mereka tergerak untuk menjaga laut.

Ya. Keanekaragaman sumber daya hayati di laut kita sudah harus mendapat perhatian serius. Sama halnya dengan kondisi di daratan, sumber daya hayati di laut pun mengalami berbagai ancaman. Buktinya kondisi terumbu karang di perairan Indonesia kini semakin memprihatinkan.

edukasi

Berdasarkan data Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2011, lebih dari 60 persen terumbu karang Indonesia dalam kondisi rusak. Padahal luas ekosistem terumbu karang Indonesia yang diperkirakan mencapai 75 ribu kilometer persegi, mewakili 15 persen terumbu karang dunia.

Bagaimanapun, games hanyalah salah satu cara meningkatkan kesadaran untuk terus memelihara laut dan keanekaragaman hayati di dalamnya. Masih banyak cara lain yang bisa ditempuh. Misalnya dengan bijak dan menerapkan prinsip ramah lingkungan dalam setiap aktivitas kita yang berhubungan dengan laut seperti saat traveling ke pantai.

5 out of 5 based on 5 rating. 5 user review.
2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *